banner

Berakhir Tanpa Klimaks

darikita 5 September 2015
SUHENDRIK/BANDUNG EKSPRES PENGARAHAN: Ketua umum Pengurus Provinsi (pengprov) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jawa Barat MQ Iswara saat memberikan pengarahan kepada tim voli puteri indoor Jawa Barat kemarin.
vertical banner
SUHENDRIK/BANDUNG EKSPRES  PENGARAHAN: Ketua umum Pengurus Provinsi (pengprov) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jawa Barat MQ Iswara saat memberikan pengarahan kepada tim voli puteri indoor Jawa Barat kemarin.
SUHENDRIK/BANDUNG EKSPRES
PENGARAHAN: Ketua umum Pengurus Provinsi (pengprov) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jawa Barat MQ Iswara saat memberikan pengarahan kepada tim voli puteri indoor Jawa Barat kemarin.
Tim Voli Putri Indoor Jabar Draw Lawan DKI

darikita.com, Bandung – Partai uji coba tim voli putri indoor Jawa Barat kontra DKI Jakarta yang diproyeksikan untuk gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 berakhir tanpa pemenang. Laga yang digelar di GOR Trilomba Juang, Bandung pada Jumat (4/9) itu, kedua tim hanya mampu berbagi skor 2-2.

Ketua umum Pengurus Provinsi (pengprov) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jawa Barat MQ Iswara menuturkan, karena alasan waktu pertandingan terpaksa dihentikan pada babak ke-4. Uji coba itu tak lain sebagai salah satu tes sebelum tim voli indoor putri Jabar melakoni camp konsentrasi Pelatda Jabar.

Pada laga, dia mengklaim komunikasi dan kebersamaan pasukannya bisa tetap terjalin, sekalipun pihaknya tidak menurunkan secara full team. Bahkan, dia menilai performa setiap pemain tidak mengalami penurunan. Iswara pun mengapresiasi hasil uji coba itu, mengingat sejauh ini belum melakukan pelatda PON.

”Pemusatan latihan sendiri baru akan kita mulai bulan ini. Tapi karena anak-anak sering tampil bareng. Jadi komunikasi dan kekompakan mereka masih terjaga,” tuturnya setelah laga.

Guna memantapkan performa agar kian maksimal, dia membeberkan pelatih telah menyusun program untuk menjalani try out. Pemantapan itu, akan dilakoni di dalam maupun luar negeri. Dalam masa persiapan itu, dia kembali memilih tim voli putri indoorDKI Jakarta yang akan menjadi layan tandingnya. Selain itu, uji coba melawan tim Jatim pun masuk dalam agendanya.

Sementara untuk di luar negeri, tim Jabar berencana menjajal tim Thailand atau Vietnam. Hal ini dilakoni agar kembali mendulang medali emas di cabor voli indoor putri, seperti di PON XIII Riau lalu.

”Karena sebagai juara bertahan, tim voli indoor putri Jabar kesulitan mencari tim sepadan untuk uji tanding. Ajuan sudah direstui Pemprov Jabar melalui DPRD, karena itu Kami berterima kasih. Maka kita akan melakukan try out,” sahutnya.

Di tempat sama, Kepala Pelatih tim voli indoor putri DKI Jakarta Muhammad Anshori membeberkan alasan memilih tim Jabar untuk menjadi lawan tandingnya. Minimnya layan uji coba di ibu kota membuat pihaknya memilih tim putri Jabar untuk memantapkan pasukannya.

”Menurut saya, tim putri Jabar ini kan merupakan tim terkuat di daerah Jawa. Maka tim Jabar ini menjadi tujuan uji tanding bagi tim kami,” tuturnya.

Memang selama sebulan ini, timnya sudah melakoni pemusatan latihan. Untuk mengetahui sejauh mana kekuatan timnya, karena itu pihaknya melakoni uji coba. Sebab dia menilai pasukannya masih memiliki beberapa kekurangan. Selain menurunkan pemain senior, dalam uji coba dia juga menguji pemain muda.

”Ada kekurangan dan kelebihan, waktu tiga minggu menuju Pra PON kami maksimalkan untuk menyempurnakan tim, terutama mental bertanding. Kami harus bisa membangun emosi pemain, komunikasi dan pergerakan mereka juga masih sedikit lambat,” katanya.

Pasca menjajal kekuatan tim inti voli indoor putri Jabar, tim DKI langsung tancap gas untuk melakukan uji coba ke beberapa klub di Jabar. Selain Bandung, timnya juga akan melawat ke Bogor, Tangerang dan Banten. (bbs/rnt/rie)

Untuk Anda
Terbaru