darikita.com, Gelandang Persib Bandung Atep, ogah diberi harapan palsu soal diundurnya Indonesia Super Competition (ISC). Ya, turnamen berformat kompetisi garapan PT Liga Indonesia (LI) tersebut diundur, dari rencana awal Maret menjadi April.
Keputusan ini, dipengaruhi beberapa ajang turnamen yang bakal digelar pun turut diundur. Di antaranya Piala Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) yang semula digelar Februari menjadi Maret. Sekalipun diundur, Atep berharap ISC ini tetap digelar.
”Mudah-mudahan tidak terus diundur hingga akhirnya tidak jadi. Jangan jadi PHP (Pemberi Harapan Palsu) buat kami, Harapan kami walaupun April tapi pasti,” tutur Atep di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, kemarin (2/2).
Sepak bola Indonesia memang sedang disanksi FIFA, demikian ISC pun dipastikan digelar secara mandiri. Bagi Atep, itu tak masalah, yang penting bisa mentas di event bertajuk kompetisi.
Rencananya, PT LI akan mengumumkan kepastian pelaksanaan ISC di minggu kedua pada Februari, bersamaan dengan pertemuannya dengan para pemilik saham yang dipunyai oleh klub-klub Indonesia Super League (ISL).
”Saya berharap sesuai rencana, turnamen dengan format kompetisi. Jadi, keinginan kita semua pemain adalah walaupun bentuk turnamen tapi formatnya kompetisi jadi kita dikontrak selama semusim,” harapnya.
Dikabarkan, nama PT LI pun akan diubah, namun sejauh ini masih dirahasiakan. Pergantian nama ini, mengingat PT LI juga adalah proyek dari PSSI, sementara pihak pemilik saham menginginkan ISC dilaksanakan secara mandiri.
”Saya pikir sudah tidak ada halangan lagi. Mudah-mudahan semua ini berjalan sesuai rencana,” pungkas Atep.
Di bagian lain, Persib Bandung kemungkinan dipastikan tak akan mengikuti Piala Gubernur Kaltim (PGK) 2016 yang berlangsung 5-27 Maret nanti. Tim Maung Bandung—julukan Persib—menurut pelatih kepala Dejan Antonic hanya akan mengikuti Bali Island Cup dan Piala Bhayangkara. Padahal partisipasi Persib begitu dinantikan karena akan menambah gengsi PGK.
Meski demikian panitia PGK tak terlalu memusingkan kabar absennya Persib. Menurut Wakil Ketua Panitia PGK Yunus Nusi, mereka masih berpegang dengan komitmen Manajer Persib Umuh Muchtar yang menyatakan akan mengikuti PGK. ”Itu kan komentar pelatih, kita berpegang dengan komitmen Pak Umuh. Bahkan saya beberapa hari lalu baru saja teleponan dengan dia (Umuh, Red),” ujar Yunus.
Yunus juga tak khawatir absennya Persib akan berpengaruh pada televisi yang akan menayangkan turnamen yang digadang-gadang menjadi pra musim Indonesia Super Competition (ISC) tersebut.
Bahkan menurut pria yang juga ketua umum Asprov PSSI Kaltim ini, ada sejumlah stasiun televisi yang berminat menayangkan PGK. ”Ada grupnya SCTV dan Indosiar, grup MNC juga berminat. Makanya kita masih negosiasi, mana yang kira-kira menguntungkan,” tegasnya.
Selain itu, lanjutnya, panitia juga sudah memiliki alternatif klub yang siap menggantikan Persib jika benar-benar absen di PGK. Yunus mengatakan PSM Makassar, Persegres, Persela dan Martapura FC juga berminat untuk mengikuti PGK.
”Kita tidak memberi batas waktu mengenai keputusan Persib ikut atau tidak. Tetapi kalau Persib tidak ikut, sudah ada klub yang siap menggantikan,” pungkasnya. (ryt/nin/rie)













