banner

Laga Pembuktian , Persib Sodok Posisi Empat Klasemen TSC 2016

darikita 16 Mei 2016
RAYAKAN GOL: Pemain Persib Bandung Vladimir Vujovic dan David Laly merayakan gol yang disetaknya ke gawang Bali United dalam pertandingan lanjutan Torabika Soccer Championship 2016 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (14/5). Pertandingan tersebut dimenangkan Persib dengan skor 2-0.
vertical banner

Dukungan tersebut bagi Dejan sangat penting. Terlebih, Maung Bandung memang butuh kemenangan 2-0 atas Bali United. Pasalnya, dari dua laga yang dijalani, Maung Bandung hanya meraih hasil imbang.

”Maksih buat suporter yang hari ini datang dan suport kita. Biasanya saya bilang kalau Bobotoh ada di belakang seperti pemain ke-12. Anak-anak ada semangat besar dan stamina sampai selesai pertandingan,” kata Dejan kepada awak media setelah laga.

Lebih lanjut, pelatih berusia 47 tahun ini bersyukur pada pertandingan kali ini anak asuhannya bisa menjebol ke gawang Bali United meskipun salah satu golnya berbau keberuntungan.

”Cukup berat pertandingan, mungkin mental paling berat karena kita harus menang, dua gol masuk dari Penalti dan lucky sedikit dari crosing Laly, di Borneo FC kita gak masuk gol dan disini kita cetak dua gol dan kita senang, ” tuntas Dejan.

Sementara, pelatih Bali United Indra Sjafri mengaku kecolongan oleh dua gol yang tercipta. Hal itu diklaim Indra menjadi biang kekalahan timnya.

Berdasarkan skema dan strategi yang dilakukan anak asuhnya, seluruhnya sudah berjalan sesuai rencana, khususnya pada babak pertama. Namun berubah saat terjadinya hands ball oleh Hasyim Kipuw, yang berujung dengan hukuman penalti dan sukses dieksekusi oleh Vladimir Vujovic melalui titik putih.

Untuk gol kedua yang diciptakan oleh David Laly dari luar kotak penalti dinilai eks pelatih Timnas U-19 itu sebagai gol yang lahir dari serangan sporadis. Serangan bertubi-tubi yang dilakukan Maung Bandung, membuat pemain belakangnya gagal menghalangi laju bola yang mengarah ke gawangnya. ’’Ada dua kesalahan dan terjadi gol. Saya lihat pemain yang ditugaskan hampir 80 persen dijalankan, tapi penalti tidak bisa mengelak itu,’’ kilah pria berkumis tersebut.

Untuk Anda
Terbaru