banner

Persib Lumat Persiba

darikita 3 September 2015
FAJRI ACHMAD NF / BANDUNG EKSPRES KEMENANGAN PERDANA: Ekspresi para pemain Persib Bandung setelah Zulham Zamrun membobol gawang Persiba Balikpapan dalam Laga Piala Presiden 2015 di Stadion Si Jalak Harupat, Jalan Raya Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (2/9). Persib menang besar dengan skor 4-0.
vertical banner
FAJRI ACHMAD NF / BANDUNG EKSPRES  KEMENANGAN PERDANA: Ekspresi para pemain Persib Bandung setelah Zulham Zamrun membobol gawang Persiba Balikpapan dalam Laga Piala Presiden 2015 di Stadion Si Jalak Harupat, Jalan Raya Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (2/9). Persib menang besar dengan skor 4-0.
FAJRI ACHMAD NF / BANDUNG EKSPRES
KEMENANGAN PERDANA: Ekspresi para pemain Persib Bandung setelah Zulham Zamrun membobol gawang Persiba Balikpapan dalam Laga Piala Presiden 2015 di Stadion Si Jalak Harupat, Jalan Raya Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (2/9). Persib menang besar dengan skor 4-0.
Puncaki Klasemen Grup A

darikita.com, BANDUNG – Persib Bandung berhasil menjinakkan tim Persiba Balikpapan dengan skor telak 4-0 pada laga penyisihan grup A turnamen Piala Presiden di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, kemarin (2/9). Pesta gol masing-masing disumbangkan Ilija Spasojevic (‘9 dan ’22), Zulham Zamrun (’73) dan Tantan (‘+92).

Dengan kemenangan tersebut, praktis tim berjuluk Maung Bandung ini memuncaki klasemen grup A. Peringkat kedua klasemen, disusul Persebaya, Martapura dan paling bontot diisi Persiba Balikpapan.

Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman mengaku puas dengan kemenangan perdana ini. Sebab, Persib harus turun persiapan yang singkat.

Alhamdulillah pertandingan perdana lancar. Bukan hanya menang telak, ciri khas kita (Persib) keluar dengan menunjukan determinasi, organisasi, dan kerjasama yang baik,” ujarnya usai laga.

Dari sisi teknis, Djanur mengaku sudah membaca skema tim Beruang Madu –julukan tim Persiba. Yitu menerapkan strategi bertahan untuk meredam serangan skuat Maung Bandung. Nah, menyikapi pola bertahan itu, dia pun menginstruksikan kepada pemainnya untuk segera menciptakan gol cepat.

”Saya sudah predikisi lawan kelas Persiba pasti bertahan. Saya intrusikan untuk mencetak gol cepat, dan terjadi di menit ke-9 oleh Spaso. Sehingga mengubah situasi permainan,” tuturnya.

”Mereka tidak terlalu sulit karena mereka tidak terlalu bertahan, dan bermain agak terbuka,” tambahnya.

Djanur berharap, kemenangan itu dapat menjadi tren positif untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya. ”Semua pemain memberikan kontribusi. Zulham pada uji coba cepat menyatu dengan tim, memang dia punya kualitas,” ujarnya.

”Empat gol ini mudah-mudahan menandakan ketajaman kita sudah mulai terlihat. Dan kehadiran Spaso juga mudah-mudahan bisa menahan ketajaman ini,” tambah Djanur.

Sementara itu, Pelatih Persiba Balikpapan Edward Tjong mengatakan, tim Persib memang pantas memenangkan laga. Menurutnya, dari menit awal Persib terus menekan pertahanan.

”Pantas banget Persib menjadi pemenang. Tim kami kalah kelas,” kata Edward.

Menurutnya, pada laga kemarin malam, Persib bukan hanya mampu merobek empat kali gawang anak asuhnya. Tapi Persib menampilkan terbaiknya di semua lini.

”Semua lini bagus. Tenaga kita kalah, kualitas juga jauh. Ini pelajaran buat semuanya,” tuturnya merinci.

Namun begitu, Edward juga mengeluhkan Beruang Madu yang kurang dari satu bulan persiapan jelang laga. ”Ya itu juga salah satunya. Selain itu persiapan kita juga minim,” tuturnya.

Sejak peluit babak pertama ditiup, Persib Bandung langsung menggempur pertahanan Persiba Balikpapan. Terbukti menit ke 9, Ilija Spasojevic berhasil menyarangkan gol. Spaso berhasil menyontek bola setelah menerima umpan dari Supardi di sisi kiri pertahanan lawan.

Setelah mencetak gol, Spaso pun terlihat bersemangat untuk mencetak gol tambahan. Namun saya tendangan keras diluar kotak penalti lawan pada menit ke 12 masih melebar disisi kiri gawang Jandia Eka Putra.

Terus menggempur pertahanan lawan, membuat Persib Bandung mendapatkan tendangan penjuru. Menit 16, Ahmad Jufriyanto yang membantu penyerangan nyaris menciptakan gol lewat sundulannya. Namun sundulannya masih diselamatkan oleh tiang gawang.

Kartu kuning pertama dikeluarkan wasit untuk pemain Persiba, Absor Fauzi, karena mengganjal keras Hariono pada menir 22. Kesempatan itu tidak disia-siakan untuk menciptakan gol tambahan. Spaso menggandakan kedudukan Persib Bandung, setelah sontekannya kembali merobek jala gawang lawan, hasil umpan tendangan bebas Firman Utina. Persib unggul 2-0. Sampai dengan peluit water break babak Pertama Persib Bandung masih unggul 2-0.

Bukan tanpa peluang, Persiba pun beberapa kali menggempur pertahanan Persib Bandung, namun masih kandas dilini pertahan Persib yang digalang Ahmad Jupfriyanto dan Vladimir Vudjovic.

Menit 32, Persiba kembali menciptakan peluang lewat tendangan I Made Wirahadi, namun sayang sepaknnya masih melebar disisi kanan gawang I Made Wirawan.

Disinyalir mempertajam serangan Persib Bandung, Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman mengganti M Ridwan dengan memasukan Zulham Zamrun pada menit 38. Sampai dengan akhir babak pertama Persib Bandung unggul sementara atas tim Beruang Madu 2-0.

Babak kedua dimulai, kedua tim yang bertarung masih mempertahankan para pemainnya di babak pertama. Menit 52, kembali Spaso membuat lini pertahanan Beruang Madu kocar kacir. Sayang tendangan keras didalam kota pinalti masih membentur bek lawan, dan hanya menghasilkan tendangan penjuru.

Lagi lagi dan lagi, striker andalan Persib, Spaso membuat ketar ketir pertahan lawan. Setelah menerima umpan silang dari Firman Utina di menit 59 dirinya melakukan tendangan akrobatik, namun sangat disayangkan hanya menghasilkan tendangan gawang.

Menit 69, untuk menambah serangan Persib mengganti Firman Utina dengan Tantan. Tidak ingin kalah strategi, pada menit yang sama Edward Tjong mengganti Frengki Turnando dengan Akbar Rizal.

Menit 73, teriakan bobotoh kembali membahana menyambut gol pemain anyar Zulham Zamrun. Zulham memanfaatkan umpan dari Atep yang sebelumnya melakukan akselerasi umpan satu dua dengan Tantan di sayap kiri. Persib unggul sementara 3-0. Menit 75, setelah water break, Edward Tjong kembali melakukan pergantian pemain,

Rahell Radiansyah keluar, masuk Hendri Setiadi. Dua menit berselang, untuk mempertahankan keunggulan Djanur langsung menarik pemain bertahnnya, Taufiq keluar digantikan Agung Pribadi dan Dias Angga menggantikan Supardi.

Menit 81, kembali Edward Tjong mengganti pemainnya, kali ini Suhaeri Daud ditarik keluar digantikan Johan Juansyah.

Menit 84, Spaso menyia-nyiakan kesempatan untuk menambah torehan golnya, sebab tendangan pinalti dari hasil handball pemain lawan dapat ditepis kiper Jandia Eka Putra.

Diakhir waktu pertandingan Persib tidak mengendurkan serangannya, dan terbukti lewat kaki Tantan, Persib berhasil menambah keunggulan. Hingga akhir pertandingan Persib tetap unggul 4-0. (pra/rie)

Untuk Anda
Terbaru