banner

Dishub Tambah 400 Armada

darikita 6 Juli 2015
vertical banner
DISHUB-KOTA-BANDUNG-660x330
PANTAU: Petugas Dinas Perhubungan Kota Bandung melakukan monitoring di Terminal Leuwi Panjang, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, kemarin (5/7). Dishub memrediksi, di terminal Leuwi Panjang tidak akan terjadi lonjakan arus mudik. Namun, Dishub sudah menyiapkan 400 unit bus untuk antisipasi lonjakan penumpang.
Antisipasi Lonjakan Penumpang Jelang Lebaran

darikita.com, SUMUR BANDUNG – Jelang arus mudik Lebaran, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung menyiapkan 400 unit bus. Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat arus musik Lebaran.

Kepala Dishub Kota Bandung Ricky Gustiadi mengatakan, fokus utama pemantauan jenis transportasi bus dilakuan di dua terminal. Yakni, Terminal Leuwi Panjang dan Cicaheum.

’’Kita sudah sediakan armada cukup dengan kondisi personel yang baik. Kita juga siapkan posko utama di Cicaheum dan Leuwi Panjang. Ada posko kesehatan juga, termasuk persiapan armada,’’ kata dia saat ditemui wartawan di Hotel Savoy Homman, Jalan Asia Afrika, belum lama ini.

Mengenai armada yang tidak laik jalan, Sabtu (4/7) lalu sudah dilakukan inspeksi mendadak di Terminal Leuwi Panjang. ’’Ada beberapa kondisi yang tidak layak jalan ya kita pulangkan dan diminta memperbaiki,’’ kata Ricky.

Mengenai jumlah pemudik, Ricky mengatakan, para penumpang yang akan menggunakan jalur darat ada di angka lima persen. Mengenai waktu lonjakan penumpang, menurutnya pada H-7 dan H+7 akan ada floating. Dalam hal ini, dishub dibantu jajaran kepolisian yang mengirimkan personelnya. Mereka akan mengatur arus lalu lintas.

’’Kemudian nanti juga posko personil utama di Terminal Ciaheum dan Leuwi Panjang termasuk Ledeng dan yang lainnya,’’ kata dia.

Menurut Ricky, jumlah pemudik di Terminal Leuwi Panjang naik 5 persen setiap tahun. Namun, dishub siap melayani para pemudik dengan menyiapkan armada sebelum pelaksanaan mudik Lebaran. ’’Ya kita nanti koordinasi dengan pihak kepolisian, nanti kita bantu disana. Dari Kota Bandung kita akan menyiapkan kurang lebih 150 personel,’’ terang dia.

Mengenai penambahan personel untuk mengatur lalu lintas dan penjagaan posko mudik, Ricky mengatakan, hal ini merupakan langkah positif. Nantinya para personel akan dibagi dua shift kerja. Sehingga, penjagaan di beberapa terminal akan berlangsung 24 jam.

Sementara itu, mengenai hal teknis Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Terminal Dishub Kota Bandung Iya Sunarya menjelaskan, untuk arus mudik di terminal Cicaheum disiapkan 298 armada. Baik itu bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) maupun bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

Sementara untuk di Terminal Leuwipanjang total 990 armada yang disiapkan. ’’Dari H-7 lebaran armada sudah kita persiapkan di dua terminal itu,’’ ujar Iya saat dihubungi, wartawan kemarin (5/7).

Dalam musim mudik kali ini, selain armada yang telah disiapkan, pihak dishub pun menyiapkan armada cadangan. Sebanyak 40 armada cadangan disiapkan untuk dua terminal tersebut. ’’Masing-masing 20 armada disetiap terminalnya,’’ sebut dia. (fie/tam)

Untuk Anda
Terbaru