
darikita.com, Musim kemarau yang berkepanjangan di daerah Jawa Barat, membuat Dinas Pemakaman dan Pertamanan (Diskamtam) Kota Bandung kewalahan dalam merawat tanaman di Kota Bandung. Khususnya dalam hal menyiram. Kurangnya mobil tangki dan minimnya air menjadi kendala dalam hal tersebut.
“Kalau kemarau kita akui suka kewalahan. Terus jumlah mobil tangki juga masih minim. Kita baru punya enam mobil tangki sementara kebutuhannya itu 16 tanki,” ujar Kepala Dinas Pemakaman dan Pertamanan (Diskamtam) Kota Bandung Arif Prasetya.
Perubahan APBD pun menjadi solusi. Pihaknya akan mengajukan tambahan anggaran guna menambah armada mobil tangki penyiram tanaman dan menambah punggawa untuk menyiram tanaman. “Kalau ada di e-Katalog, kita beli (mobil tangki). Selain itu kita juga berencana untuk ada penambahan PHL. Kita lagi terus berkoordinasi dengan DPKAD,” paparnya.
Nantinya akan menambah minimal tia unit mobil tangki seharga Rp. 400 juta. “Kalau cuma satu unit percuma, tidak akan maksimal. Minimal tiga. Di 2016 kami juga sudah mengajukan untuk membeli enam truk tangki. Jadi kita punya 12 ditambah tiga unit yang sedang diajukan sekarang,” jelas Arif.
Kota Bandung, terkenal dengan sebutan kota Kembang. Banyaknya tanaman yang menghiasi jalanan membuat kota ini memiliki panggilan tersebut. (Ravi/dk)













