banner

Pembukaan Popnas XIII 2015 Meriah

darikita 11 September 2015
ISTIMEWA MEMERIAHKAN: Para peserta tampil pada pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIII di Stadion Siliwangi Kota Bandung kemarin (10/9). Popnas dibuka langsung Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.
vertical banner
ISTIMEWA  MEMERIAHKAN: Para peserta tampil pada pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIII di Stadion Siliwangi Kota Bandung kemarin (10/9). Popnas dibuka langsung Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.
ISTIMEWA
MEMERIAHKAN: Para peserta tampil pada pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIII di Stadion Siliwangi Kota Bandung kemarin (10/9). Popnas dibuka langsung Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.

darikita.com, BANDUNG – Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XIII 2015 diharapkan menjadi ajang kebangkitan bagi pembinaan atlet nasional. Multiajang yang melibatkan para atlet muda ini memang menjadi jembatan penting untuk menciptakan atlet-atlet handal nasional yang dapat bisa mengangkat prestasi di kancah internasional.Popnas-XIII-Jabar-300x225

”Lewat POPNAS, ayo bersama-sama kita bangkit demi menjaga martabat bangsa di kancah internasional. Kita harus mampu bangkit dan berprestasi dan terhindar dari keterpurukan,” kata Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi saat pembukaan POPNAS 2015 di Stadion Siliwangi Bandung, kemarin (10/9).

”Tahun ini adalah tahun reflesi dan evaluasi. Marilah kita terus berusaha untuk menjadi yang lebih baik,” tambahnya.

Untuk diketahui, POPNAS 2015 di Jawa Barat akan berlangsung pada 10-18 September. Pembukaan Popnas 2015 dihadiri 12 ribu pelajar yang terdiri dari peserta ditambah perwakilan pelajar dari 26 kabupaten kota di Jabar. Adapun jumlah peserta multiajang ini mencapai 5.300 atlet dan official dari 34 provinsi dengan mempertandingkan 20 cabang olahraga (cabor) dan satu cabang eksebisi yaitu tarung drajat.

Keinginan menpora agar POPNAS 2015 menjadi ajang kebangkitan memang berdasar. Saat ini, prestasi olahraga Indonesia secara umum sangat memprihatinkan. Bahkan pada SEA Games 2015 di Singapura beberapa waktu lalu, Merah Putih berada di urutan kelima. Sehingga diperlukan perbaikan pembinaan untuk mengejar ketertinggalan dari negara lain.

”Kita akan menjadi tuan Asian Games 2018. Status sebagai tuan rumah akan dipertaruhkan. Sehingga kita harus melakukan persiapan matang untuk menghadapinya,” tambah Cak Imam, sapaan akrab Menpora.

Imam menyebutkan, Tahun ini merupakan tahun evaluasi, dengan melalui POPNAS ini, untuk bersama-sama menyongsong olahraga, sebab di tahun 2018 Indonesia akan menjadi tuan rumah Asean Games.

Menurut Menpora, di pundak kitalah prestasi harus dipertahankan. Makanya, dia menyerukan kepada seluruh atlet agar terus berlatih, mengasah keterampilan, dan kemampuan dalam menimba ilmu sebanyak-banyaknya.

”Ayo Jadi juara di lapangan juga juara di kelas, bertandinglah menjadi atlet sejati, pecahkan rekor nasional bahkan Internasional,” tuturnya.

Untuk diketahui, Jabar menjadi tuan rumah yang juga penyelenggaraan POPNAS XIII/2015. Event tersebut merupakan kali kedua digelar di Jawa Barat.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengaku, bangga Jawa Barat menjadi tuan rumah. Apalagi, POPNAS ini memiliki makna yang dalam dengan diikuti para pelajar yang nantinya diharapkan bisa menjadi atlet nasional yang bisa mengharumkan nama bangsa.

”Kami bangga jadi tuan rumah. Tentu saja kami ingin menjadi tuan rumah yang baik, dan kami akan menjadi tuan rumah di PON XIX mendatang, Jabar merupakan provinsi yang paling indah, dan warganya yang baik,” ucapnya.

Pria yang akrab disapa Aher ini berharap, memiliki atlet yang menjadi atlet skala internasional. ”Pada event ini, semua atlet ingin menampilkan kemampuan masing-masing maka saya ucapkan selamat bertanding,” tutupnya. (aku/rie)

Untuk Anda
Terbaru