Direktur Utama PT Jasa Marga Desi Arryani mengungkapkan, pihaknya telah menentukan kontraktor, melakukan persiapan, dan lelang konstruksi. ”Kontraktornya baru ditunjuk. Harusnya sih langsung kencang. Minggu depan harus sudah betul-betul mulai. Bukan hanya persiapan lagi,” katanya ditemui di Kemenko Perekonomian, Jakarta, kemarin (22/2).
Adapun kontraktor yang ditunjuk adalah Waskita Karya dan Acset Indonusa secara joint operation. Targetnnya, pada 2019 mendatang sudah selesai. Dengan adanya jalan tol melayang di atas jalan tol eksisting ini, diharapkan bisa menjadi solusi dalam mengatasi kepadatan lalu lintas dari pengguna jalan tol yang ingin melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.
”Kita naiknya kan 500 meter sebelum interchange Cikunir. Keluarnya di Karawang Timur. Jadi kalau mau ke Bandung, enggak macet-macet lagi. Lumayan menghemat 36 km,” pungkasnya. (rmi/rie)













