”Misalnya, konsentrasi jurnalistik bisa praktik ke perusahaan media cetak, radio ataupun televisi. Sedangkan konsentrasi humas, biasanya jenadi public relation, baik di BUMN maupun swasta. Jadi arahnya mahasiswa harus jelas” imbuh dia.
Lebih lanjut dia menjelaskan, Prodi Ilmu Komunikasi telah berdiri sejak tahun 2000. Saat itu, mahasiswa hanya satu kelas sebanyak 25 orang. Namun, bergulirnya waktu, sekarang di Prodi Ilmu Komunikasi sudah mencapai 1.066 mahasiswa aktif.
Dia berharap, ke depan, Prodi Ilmu Komunikasi Unikom bisa membuka kelas karyawan. Sebab, banyak permintaan dari luar yang menginginkannya. ”Semoga saja nanti bisa dibuka kelas karyawan, jenjang pascasarjana hingga S3,” imbuh Risma. (anwar/hijrah-job/fik)
Pages: 1 2













