darikita.com, PENGHARAPAN para punggawa Persib untuk turun di Piala Perisai Cup mengambang. Pasalnya, Palawa Sportainment sebagai pihak promotor yang akan segera mempertemukan Persib vs PSMS itu, tak juga memberikan kepastian akan pelaksanaannya. Semula diketahui bila pertandingan akan dihelat home and away pada tanggal 26 dan 30 Desember mendatang.
Mendengar hal tersebut membuat mayoritas pemain Persib menghela nafas. Menyesali situasi saat ini, dimana kini Maung Bandung sudah tak memiliki lagi arahan target untuk dicapai. Tak ada motivasi dalam berlatih menurunkan semangat karena digantung nasibnya.
Meskipun demikian, Tantan mengaku tetap akan melakoni latihan mendatang dengan semangat. Itu demi keprofesionalan ia yang masih terikat kontrak. ”Sangat kecewa, tapi d balik kecewaan, kita harus tetep semangat,” katanya dikutip Simamaung.
Disinggung mengenai kejenuhan yang dialami pemain, Tantan mengakui bila kejenuhan sedang menghinggapi skuat Persib saat ini. Bagaimanapun kompetisi adalah obat ampuh untuk pemain dan menyerukan kebangkitan sepa bola Indonesia ini. “Enggak ada Kegiatan dan kejelasan di sepakbola ini yang membuat kita para pemain mengalami jenuh,” ucapnya.
Sementara itu pemain Persib lainnya, M. Agung Pribadi mengungkapkan keinginannya untuk bisa kembali melangsungkan latihan bersama. ”Kalau enggak latihan bareng terasa seperti ada yang hilang,” ungkapnya saat berbincang di Mess Persib, kemarin (16/11).
Tapi bukan berarti tak adanya latihan bersama tim dirinya bisa berleha-leha. Agung mengaku memang harus tetap menjaga kondisinya, meskipun tak ada kejelasan kompetisi. ”Itu juga bentuk profesionalitas, walaupun kita vakum setahun saya sebagai pemain pasti menjaga kondisi. Tapi kalau bareng teman-teman pasti beda,” tuturnya.
Seperti diketahui, Persib belum lagi menggelar latihan setelah laga persahabatan melawan Persipasi Bandung Raya (PBR), Sabtu (12/12). Sebelumnya, Dias Angga Putra berharap timnya secepatnya kembali latihan bersama.
”Kalau saya berharap secepatnya ada latihan lagi karena untuk menjaga sentuhan untuk menjaga situasi dalam latihan dan bermain juga. Jadi, berharap adanya latihan minimal seminggu tiga kali,” harapnya.
Dias mengaku belum mendapatkan kabar kapan Persib kembali berlatih. ”Belum ada (kepastian). Ini juga sambil menunggu, saya tetap latihan, jadi sewaktu ada latihan lagi kondisi kita tidak terlalu ngedrop,” ungkap pemilik nomor punggung 4 itu.
Tak hanya sebatas itu, namun Dias juga berharap timnya mengagendakan uji coba, minimal dua kali dalam satu bulan. ”Siapa tahu kan ada uji coba lagi seperti kemarin (melawan PBR), kita bisa menjaga situasi pertandingan dan menjaga kondisi juga. Apalagi kan penting untuk pemain menjaga atmosfer pertandingan,” ungkapnya. (smm/pra/asp)













