darikita.com, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil beserta Pemerintah Kota Bandung akan memburu anak putus sekolah. Hal tersebut diupayakan dengan membentuk tim agar tidak ada lagi anak putus sekolah beralasan biaya. Sudah berjalan kurang lebih enam bulan berkolaborasi
“Namanya Tim URC penanganan rentan putus sekolah,” pungkas Ridwan Kamil.
Tim ini diharapkan anak-anak yang putus sekolah bisa kembali ke bangku sekolah. Seperti yang sesuai dengan program wajib belajar 12 tahun. “Karena rata-rata lama sekolah hanya 10,8 tahun. Berarti ada 1,2 tahun hilang di situ. Nah kita ingin menemukan itu dan kita perlu bantu mereka,” lanjutnya.
Tim URC tersebut melibatkan Dinas Pendidikan hingga kewilayahan serta mahasiswa. “Mekanismenya melaporkan kepada kita. Nanti kita identifikasi kendalanya apa, kan kendala itu macam-macam,” ucap Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Elih Sudiapermana.
Terbaru, hingga bulan Desember 2015, tercatat sudah ada 500 anak terancam putus sekolah. “Kita juga sedang jajaki dengan lurah, karang taruna, kader PKK yang mendapat bantuan PIPPK supaya di antara belanja noninfrastruktur bisa mendukung untuk biaya sekolah,” tutup Elih. (Ravi/dk)













