banner

Tol Seroja Rampung Sebelum Pelaksanaan PON 2016

darikita 13 September 2015
Foto: juaranews.com Tol Soroja akhirnya akan dibangun untuk mempermudah akses Kab. Bandung ke Kota Bandung
vertical banner
Foto: juaranews.com Tol Soroja akhirnya akan dibangun untuk mempermudah akses Kab. Bandung ke Kota Bandung
Foto: juaranews.com
Tol Soroja akhirnya akan dibangun untuk mempermudah akses Kab. Bandung ke Kota Bandung

darikita.com, Tol yang menghubungkan Soreang dengan Pasirkoja akhirnya dibangun juga. Pelaksanaan ground breaking di sekitaran Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, kamis (10/9). Pembangunan tersebut memakan anggaran sebesar Rp. 1,5 triliun. Berjarak 10,6 KM, disebut-sebut akan memudahkan akses keluar masuk daerah Soreang yang nantinya akan diadakan Pembukaan PON.

Apalagi venue PON 2016, akan dilaksanakan di Stadion Si Jalak Harupat Soreang. Adapula penghubung jalur Kota dan Kabupaten Bandung. “Nantinya jika telah beroperasi Tol Soroja akan menjadi urat nadi baru, penghubung Kota dan Kabupaten Bandung. Dan tentunya pengembangan ini harus didukung akses penunjang lain dari dan menuju tol Soroja. Sehingga harapan percepatan pengembangan kawasan Bandung Selatan bisa tercapai dengan maksimal,” Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono.

Bupati Bandung Dadang M Naser pun mengatakan tol Seroja ini sudah dinanti-nanti dari 10 tahun terakhir. “Setelah penantian 10 tahun ini akhirnya terwujud. Jika telah selesai geliat perekonomian masyarakat tentu semakin bergairah. Salah satunya sektor wisata di Bandung Selatan ini akan menjadi destinasi wisata unggulan, karena akses jadi lebih mudah,” paparnya.

“Tentunya dengan dukungan pihak terkait, kami optimistis bisa selesai sesuai target yakni Agustus tahun depan. Syukur-syukur dalam satu dua bulan ke depan lahannya telah 100 persen bebas, jadi proyek ini bisa digenjot dan bisa digunakan untuk PON nanti,” ucap Dirut PT Citra Marga Lintas Jabar Bagus Medi

Sebagai investor, PT Citra Marga Lintas Jabar memprediksi bahwa tol ini akan menggunakan tarif Rp. 5000 sampai Rp. 6000. “Tarifnya sekitar Rp702 per kilometernya, jadi kalau ditotal sekitar Rp5 ribu sampai Rp6 ribuan,” lanjut Bagus. (Ravi/dk)

Untuk Anda
Terbaru