banner

Berebut Tuah Catalunya

darikita 2 Juni 2015
Athletic Bilbao v Barcelona
vertical banner
Athletic Bilbao v Barcelona
Athletic Bilbao v Barcelona

Athletic Bilbao v Barcelona

darikita.com, BARCELONA – Barcelona bukan dalam posisi diuntungkan dengan menyelenggarakan final Copa del Rey di kandangnya sendiri, Camp Nou. Sebab, lawan yang dihadapinya di dalam laga final dini hari nanti, Athletic Bilbao bukanlah klub pecundang jika bermain di Catalunya.

Sebaliknya, Bilbao ternyata jauh lebih superior. Terutama sepanjang partisipasinya dalam final Copa del Rey selama ini. Klub berjuluk Los Leones itu datang ke Catalunya dengan membawa bekal mengangkat trofi juara Copa del Rey sebanyak enam kali apabila final dimainkan di kawasan tersebut.

Sekalipun belum pernah memenangi final di Camp Nou, tiga stadion lain yang ada di Catalunya seperti La Industria, Les Corts dan Montjuic pernah menjadi saksi kehebatan Bilbao pada laga final Copa del Rey. Kali terakhir, Bilbao berpesta di Catalunya pada final edisi 1945 menumbangkan Valencia dengan skor 3-2.

Bandingkan dengan tuan rumah yang ternyata baru empat kali memenangi gelar juara Copa del Rey di tanahnya sendiri. La Blaugrana terakhir berpesta di depan publiknya adalah ketika final di Camp Nou pada edisi 1963 silam dengan mengalahkan Real Zaragoza 3-1.

Makanya, tidak mudah bagi Barcelona untuk menapaki satu trofi menuju treble winners sebelum final Liga Champions di Berlin, pekan depan. ”Bilbao tim yang ekselen sejauh ini, dan itu yang membuat mereka bisa menyusahkan kami,” ujar gelandang Barcelona, Javier Mascherano, sebagaimana dilaporkan AS.

Dari sisi rekor pertemuan di Copa del Rey, khususnya di laga final, Barca lebih sering memenangi bentrok tersebut. Tiga kali bersua di laga final, baru sekali Barca kehilangan momentum di depan Bilbao. Itu pun sudah terjadi lebih dari tiga dekade silam, ketika Barca tumbang 0-1 atas Bilbao di final edisi 1984.

Statistik tidak terkalahkan dalam 23 laga, dari 24 kali head to head melawan Bilbao dalam semua ajang bisa jadi modal. Meski begitu, Mascherano mewaspadai tren apik Bilbao di Catalunya. Langkah Bilbao ke final ditentukan di Catalunya setelah mampu menyingkirkan Espanyol.

Secara terbuka, Mascherano mengacungi jempol keberhasilan Bilbao melangkah ke final Copa del Rey kali ini. ”Sangat menarik, karena sekalipun dengan keterbatasan, mereka bisa menjadi salah satu klub yang kompetitif. Mereka layak mendapatkan tempat terbaik,” tuturnya.

Kembalinya bomber Luis Suarez bisa menjadi momok menakutkan bagi pertahanan Bilbao. Sepanjang musim ini, dari empat ajang yang diikuti, Primera Division, Copa del Rey, Liga Champions dan Europa League, Bilbao kebobolan 60 gol dalam 56 laga, atau jika dirasio kebobolan satu gol per game.

Satu-satunya momentum yang digunakan Bilbao untuk meruntuhkan Barca adalah tujuh laga tanpa terkalahkan di Primera Division. Sejak tumbang di tangan Espanyol 0-1. 12 Aptril lalu, Bilbao tidak pernah lagi kehilangan angka. Total, empat kemenangan plus tiga hasil imbang didapatkan.

Makanya, pelatih Bilbao, Ernesto Valverde sangat percaya diri bahwa performa tersebut bakal mendukung langkahnya menuai trofi Copa del Rey ke-24 kalinya. ”Apabila ingin mendapatkan jalan terbaik ke final, yang kami perlukan hanya membuat momentum. Tahun ini, kami punya tim yang sudah sudah pernah mengalami hasil baik dan buruk,” tuturnya.

Valverde lantas menyebut prestasi anak asuhnya yang tancap gas pada paro kedua Primera Division musim ini. Dari 55 poin yang didapatkannya musim ini, 36 di antaranya didapatkan sepanjang 19 laga paro musim kedua. ”Dan kami ingin menyempurnakannya dengan gelar Copa del Rey,” tegasnya. (ren/rie)

Untuk Anda
Terbaru