”Tapi kami mampu bermain dengan kokoh dan saya sangat senang dengan permainan pemain saya,” paparnya.
Dia menilai, kemenangan ini penting bagi timnya. Gomez juga mengapresi Michael Essien CS yang sudah tampil solid.
”Ini kemenangan yang penting tapi juga yang tidak kalah pentingnya adalah kami bekerja dan bermain bersama-sama,” urainya.
Pelatih asal Argentina ini mengklaim, timnya sudah jauh lebih kuat disanding masa persiapan. Sebab, mampu tampil selama 90 menit penuh.
”Pertandingan ini kita main 90 menit berbeda dengan sebelumnya yang hanya 80 menit di ujicoba. Ini penting,” jelasnya.
Namun bukan tanpa catatan. Gomez melihat masih ada yang harus dibenahi di timnya. Persib, menurut dia, terlalu cepat kehilangan bola.
”Kita baru bermain hari ini, kita ingin bagaimana bermain di pertandingan, kita harus cari cara bagaimana bermain dengan atau tanpa bola,” tandasnya.
Di kubu lawan, Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan menilai kedua tim masih ragu-ragu tatkala mengawali pertandingan. Pelatih karib disapa RD ini tak menampik timnya harus bebenah untuk memperbaiki organisasi permainan.
”Secara umum saya akui kita memang harus berbenah sebagai evaluasi penting untuk kita terutama dalam organisasi permainan,” urai RD.
Dia mengakui, permainan timnya kurang lepas. Ada kesalahan elementer yang dilakukan Makan Konate CS. Khususnya saat mencoba bermain deep passing.
”Walaupun di babak pertama ball possession kita menang tapi secara umum kita sendiri kurang tajam. Babak kedua kita bermain pressing tapi Persib mengubah strategi dengan main simpel di belakang kemudian dia lempar bola ke Ezechiel dan itu strategi yang mengagetkan kita,” paparnya memerinci pertandingan.
Kekompakan timnya pun belum terjaga. Sriwijaya tidak bermain lepas, lantaran laga melawan Persib ini adalah partai pertama timnya tampil pada pertandingan sesungguhnya.
”Wajar kalau kemudian kita bermain melakukan kesalahan. Kita senang karena pemain sudah kerja sungguh-sungguh, dengan berusaha untuk belajar dan ini bagus,” beber dia.
Pada laga ini, RD mencoba gelandang impornya di beberapa posisi. Pemain asal Mali tersebut tampak mengisi posisi sayap.
Menurut RD, tatkala membela T-Team, dirinya memang kerap menurunkan Konate di posisi itu. Namun pada laga kontra Persib ini, kurang maksimal. Lantaran suplai bola kepada Konate terlalu jauh.
”Ada waktu yang hilang terlalu lama sehingga kemudian bola ketika sama Konate terlanjut terebut lagi. Konate sudah kita latih di posisi itu,” tandasnya. (pan/rie)













