banner

Janur Nilai Perubahan Strateginya di Tengah Laga Sudah Berhasil

darikita 17 Oktober 2016
vertical banner

Pelatih Persib Jajang Nurjaman tampak melakukan strategi positioning ball pada babak pertama dan bermain lebih menunggu dalam laga melawan Mitra Kukar, Minggu (16/10) di Aji Imbut. Terbukti, dengan diparkirnya Serginho van Dijk di bangku cadangan, membuat skema tanpa striker murni.

Kecolongan melalui gol Septian David Maulana menit 17 membuat timnya harus tenang namun sedikit keluar menyerang. Barulah pada babak kedua pelatih Jajang Nurjaman memasukkan Serginho van Dijk dan Febri Hariyadi guna menambah daya gedor.

Masuknya dua pemain tersebut sebetulnya dinilai Janur-sapaan akrab Jajang-cukup berhasil. Van Dijk mampu menyamakan kedudukan di awal babak kedua memanfaatkan umpan terobosan Robertino Pugliara.

“Gol David (Maulana) membuat kami ketinggalan 1-0, sehingga kami harus bermain lebih keluar. Kami sudah melakukan itu, sebenarnya cukup berhasil kami bisa cetak gol balasan,” imbuh Janur usai laga.

Dirinya menegaskan perbaikan sudah dilakukannya di tengah pertandingan pekan ke-24 Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016. Sayang kesalahan lini belakang masih saja menjadi pekerjaan rumah besar skuat Maung Bandung.

“Kalau antisipasi dan perbaikan sudah saya lakukan dan cukup berhasil lewat Sergio, tapi lagi ada kesalahan di lini belakang,” sesal Jajang.

Dirinya menyangkan bola buangan pemain wing backnya Dias Angga yang begitu asal menghasilkan sepak pojok. Padahal bola masih bisa dibuang ke arah trow in. Sepak pojok itu pula yang membuahkan gol kedua Mitra Kukar oleh Yogi Rahadian.

“Sayang sekali ada corner-kick karena Dias membuang begitu saja, saya pikir itu tidak terjadi,” tegasnya.

Untuk Anda
Terbaru