darikita.com, Bandung – Persib Bandung menghibur warga Sukabumi dengan menggelar laga persahabatan melawan Tovo Sukabumi FC di Stadion Suryakencana, Jalan Pelabuhan, Sukabumi, kemarin (24/8). Zulham Zamrun menjadi bintang dengan gol di menit ke-9 untuk kemenangan skor 1-0.
Disinggung soal minimya pengemasan gol dari pertandingan tersebut, Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman mengaku, kondisi stadion yang kurang ideal.
Djanur -sapaan dia- tak menampik sulit untuk menilai perkembangan permainan skuatnya. Pasalnya, pada dua laga persahabatan sebelumnya, tim kebanggaan ranah Pasundan ini berturut-turut mengalami kekalahan.
Untuk diketahui, Persib tercatat kalah dari Arema Malang (11/8) dan terakhir dijegal PSGC Ciamis (19/8). Pada dua pertandingan itu timnya kalah 0-1. ”Mohon maaf harus saya katakan bahwa permukaan lapangan kurang ideal,” ungkap dia.
Meski demikian, laga melawan Tovo Sukabumi FC ternyata dijadikan ajang untuk mengangkat mental penggawanya. Harapannya, skuat Maung Bandung terbiasa kondisi pertandingan. Tak hanya itu, dia melakukan rotasi besar-besaran dan seluruh pemain dia turunkan.
”Hari ini (kemarin, Red) enggak ada yang bisa dinilai. Kita di sini hanya memainkan semua pemain. Intinya supaya tumbuh confident,” bebernya.
Sejauh ini dia hanya memuji kekompakan trisula sektor serang: Atep, Tantan dan pemain anyar Zulham Zamrun. Menurut dia, ketiganya sukses selalu menguji sektor pertahanan musuh.
”Saya sudah janji dari awal akan mainkan dia (Zulham). Sekarang saya punya alasan untuk mainkan dia dan terlihat dia bisa membuktikan bahwa dia punya kualitas,” lanjutnya.
Penampilan apik trio itu, dia mengaku bisa menjadi alternatif ketika timnya tengah dilanda kebuntuan mencetak gol. ”Ya itu bisa jadi salah satu solusi jika kita mengalami deadlock. Jadi alternatif lah ketika lini depan kesulitan mencetak gol,” jelasnya.
Usai menyambangi Sukabumi, sebagai penyembuhan dia akan meliburkan pemainnya sekira dua hari. Dia berharap ketika berkumpul, pada Kamis (27/8), timnya sudah dalam keadaan komplit. Artinya, Makan Konate dan Vladimir sudah bisa merapat.
Sementara itu, Manajer Persib Umuh Muchtar sedikit khawatir apabila salah satu pemainnya ada yang mengalami cedera. Sebab kondisi venue laga di Stadion Suryakencana cenderung kurang baik. ”Anak-anak juga tadi diinstruksikan jangan terlalu ambisi mencetak gol. Kondisi lapangan berpotensi menyebabkan cedera,” ujar Umuh.
Namun, dalam laga pihaknya sengaja merotasi pemain sebagai simulasi jelang terjun di turnamen Piala Presiden 2015. Khususnya, Persib mencoba menurunkan Zulham di menit awal karena ingin mengetahui sekompak apa pemain asal Ternate tersebut dengan penggawa lainnya. ”Ini semua karena kita terus coba dan mencoba mencoba (posisi Zulham),” imbuhnya.
Persib memang hanya mencetak satu gol, namun dia menilai Atep cs bisa mendominasi pertandingan. Menurut dia, Seandainya wasit lebih jeli, bisa saja peluang yang didapatkan Persib akan lebih benyak.
”Wasit juga tadi kurang bagus dalam ambil keputusan, tapi enggak jadi masalah. Yang penting saat waktunya (Piala Presiden) jangan sampai seperti ini,” ucapnya.
Dengan hanya unggui 1-0 itu, Umuh tandaskan timnya tetap harus melakukan evaluasi. Agar kinerja timnya lebih oke ketika manggung di Piala Persiden.
Diketahui, pada turnamen yang digagas PT Mahaka Sport And Entertainment itu, Atep cs akan mengawali grup A melawan Persiba Balikpapan, 2 September mendatang.
”Ini juga tetap harus kita evalauasi. Kita juga sedang usahakan mencari jalan terbaik untuk anak-anak,” pungkasnya.
Di bagian lain, skuat Persib mengapresiasi animo bobotoh di Sukabumi. Sebab mereka mendapatkan sambutan yang meriah di sepanjang jalan hingga menuju stadion.
”Animo kepada pemain cukup bagus, apresiasi mereka juga bagus. Pemerintah kota di sini juga antusias,” Djadjang Nurjaman setelah laga. (kha/rie)














