banner

Tidak Ada Kata Mantan Dalam Kehidupan Vlado

darikita 12 Mei 2016
MTVN/Roni Hariono (kiri) dan Vladimir Vujovic memamerkan buku autobiografi 'Hari Biru'
vertical banner

Dua prestasi saat juara Piala Presiden 2015 dan ISL 2014 memang tak akan pernah dia lupakan. Para khalayak mungkin saja hanya mengetahui ketika bertanding hingga akhirnya meraih kampiun. Tapi dalam buku Hati Biru ini dijelaskan seperti apa arti keringat para penggawa Maung Bandung yang sebenarnya.

”Saya pikir kami memperlihatkan semua dengan jelas di buku ini,” jelas Vlado.

Tak hanya itu, pembaca pun akan dibuat lebih mengenal Vlado, dikala menjadi pemain tim nasional di negaranya hingga akhirnya merapat ke Persib. Semua itu tertuang dalam visual via parade foto. ”Saudara perempuan saya yang berikan foto-foto itu dan sisa-sisa fotonya masih ada di Serbia,” ujarnya.

Dalam menggarap buku Hati Biru ini Vlado mendapatkan bantuan oleh dua orang rekannya, yang memang berprofesi sebagai pewarta. Keduanya yakni Arif Budi Kristanto dan Otto Syaban.

”Mereka semua merekam emosi dan perjalanan karir saya selama di sini (Persib). Sehingga saya memutuskan untuk mengajak mereka,” katanya.

Menurutnya, teman akan tetap menjadi teman dan tak ada kata mantan. Apalagi bila pernah satu perjuangan dan satu penderitaan. Begitu pula Vlado  yang masih menganggap 4 penggawa Sriwijaya FC sebagai kawan dekat.

Vlado kini memang tak lagi satu tim dengan Achmad Jufriyanto, Firman Utina, Supardi Natsir juga Muhamad Ridwan. Namun mereka semua selalu ada di hati sebagai sahabat. Karena itu, dalam buku Hati Biru yang dia garap tetap menyertakan empat pemain tersebut di dalamnya.

”Ridwan, Supardi, Jupe dan Firman saya melakukan itu bersama dengan mereka,” ujar Vlado.

Empat pemain tersebut memang tidak datang di hari peluncuran otobiografinya. Malahan Presiden Klub Pusamania Borneo FC (PBFC) Nabil Husein yang berkesempatan hadir berbaur dengan Persib Bandung. Termasuk beberapa komisaris di PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) di acara itu. Begitu pula eks pelatih Persib Djadjang Nurdjaman tampak di antara mereka.

Untuk Anda
Terbaru