Namun, tanpa ada alasan yang jelas, tim-tim tersebut tidak diikutkan oleh PSSI dalam kompetisi unifikasi antara IPL dan Indonesia Super League (ISL) yang berstatus sebagaibreakaway league karena tidak diakui oleh PSSI. “Kami ingin Presiden Joko Widodo melihat dan mendengar kalau ada tim sepak bola yang hak-nya masih terpasung. Itu saja,” tambah Haris Fambudy, direktur pemasaran Arema. (ben/vil)
Pages: 1 2













