banner

Belum Ada Solusi, Pedagang Ayam Berjualan

darikita 19 Agustus 2015
Foto: harianterbit.com Ilustrasi. Melonjaknya harga daging ayam membuat para pedagang ayam akan melakukan aksi mogok dari esok(20/8) hingga minggu(23/8).
vertical banner
Foto: harianterbit.com Ilustrasi. Melonjaknya harga daging ayam membuat para pedagang ayam akan melakukan aksi mogok dari esok(20/8) hingga minggu(23/8).
Foto: harianterbit.com Ilustrasi. Melonjaknya harga daging ayam membuat para pedagang ayam akan melakukan aksi mogok dari esok(20/8) hingga minggu(23/8).

darikita.com, Harga daging ayam yang meroket dalam beberapa harri lalu, membuat para pedagang mogok berdagang. Hal tersebut dilakukan sebagai protes terhadap pemerintah Kota Bandung. Aksi ini akan berlangsung mulai dari 20 hingga 23 Agustus 2015.

Kelangkaan daging ayam, menjadi penyebab kenaikan harga. Ketua Persatuan Pedagang Pasar dan Warung Tradisional (Pesat) Jawa Barat Yoyo Sunarya mengatakan bahwa diduga terjadi kesengajaan. “Ada ayam tapi kosong, kita menduga ini hanya akal-akalan pengusaha supaya ada kenaikan harga. Ini ada yang mengendalikan,” paparnya.

“Hari Kamis bandar sudah tidak belanja, total aksi mogok akan dimulai Jumat sampai Minggu,” lanjutnya.

Aksi mogok akan dilakukan secara serentak yang merupakjan hasil musyawarah para pedagang dengan bandar. “Jadi begini, bandar beli ke peternak/pengusaha. Bandar lalu menjual kepada pengecer, setelah itu baru ke produsen. Kekosongan ini ada di tingkat produsen,” Ujar Yoyo.

Yoyo pun menjelaskan pihaknya tidak akan melakukan aksi mogok ini jika Prmko Bandung memberika solusi yang real. Pasalnya, Pesat menolak dengan tegas Operasi Pasar Pemkot Bandung yang dikatakannya merugikan para pedagang.

“Asal ada jaminan kita siap. Sebelumnya kita sudah berusaha menghubungi Indag soal keresahan ini, tetapi belum ada solusi,” tutupnya. (Ravi/dk)

Untuk Anda
Terbaru