Di luar PKL, program yang sedang digalakkan Kecamatan Astana Anyar, tutur Dadang, yakni program Magrib Mengaji. Kegiatan itu, berdasarkan laporan para RT cukup efektif. ”Warga mematikan TV setiap jelang Magrib,” imbuh Dadang.
Terkait persoalan banjir di kawasan Pagarsih dan Karasak, diakuinya, sebagai dampak pembangunan yang sedang berjalan. ”Kami dapat memantaunya lewat CCTV yang di pasang di enam titik. Selain memantau pergerakan Kamtibmas atau rawan pelanggaran juga berguna pantau persoalan banjir di Pagarsih dan Karasak,” sebut Dadang.
Menyoal program jangka panjang, Dadang menuturkan, Pemkot Bandung dalam menata PKL sudah melakukan survey bekerja sama dengan konsultan ADB.
Tetapi, sahut Dadang, tidak hanya untuk pasar dan apartemen rakyat melain juga diproyeksikan dalam menata lingkungan yang kumuh (sanitasi). ”Melalui konsultan dari Singapura dan bantuan dari Dinas Kimpraswil Provinsi Jabar, kucuran dana sebesar Rp 800 juta akan digunakan untuk membangun TPS modern. Lokasi TPS dibangun di Kelurahan Panjunan,” pungkas Dadang. (edy/fik)












