banner

Gencarkan Program Pendidikan Berkualitas di Malaysia

darikita 27 Agustus 2015
vertical banner

20150826_163217-bandung-ekspres-660x330

Pameran Seminar dan Workshop “EXPLORASI EM PROMOSI PENDIDIKAN 2015”
20150826_163343-bandung-ekspres-224x300
KUALITAS: Direktur Utama malaysia Education Promotion Center(MPEC) Dr. Wan Rosmini Hassan kanan bersama staf Dinas Pendidikan Kota Bandung dalam pameran pendidikan.

Bagi pihak Kementerian Pengajian Tinggi Malaysia dan kantor Kedutaan Besar Malaysia, beserta Education Malaysia Indonesia (promosi pendidikan) mengadakan program “EXPLORASI EM PROMOSI PENDIDIKAN 2015”. Universitas dari Malaysia yang hadir merupakan institusi yang kerap mengikuti pameran di luar negeri dan memang aktif mempromosikan program di institusi masing-masing. Tidak perlu khawatir, karena program ini sudah di-iktiraf oleh Kerajaan Malaysia serta mendapat akreditasi dari lembaga akreditasi Negara, Malaysia Qualification Agency.

Program ini adalah penting sebagai one stop centre bagi pelajar untuk mendapatkan informasi mengenai semua aspek yang berhubungan dengan pendidikan di Malaysia. Kerajaan Malaysia menyokong sepenuhnya seluruh usaha dari pihak terkait yang membantu mempromosikan Malaysia dalam menjadikan Malaysia sebagai pusat kecemerlangan pendidikan, khususnya di Asia.

Beberapa faktor telah dikenal pasti menarik pelajar Indonesia untuk datang belajar di Malaysia. Pelajar Indonesia yang berada di Malaysia telah memberi komentar positif apabila ditanya mengenai keadaan mereka sewaktu belajar di Malaysia. Mereka dengan mudah dapat menyesuaikan diri ketika berada di Malaysia, karena tidak banyak perbedaan bahasa, budaya, dan lingkungan hidup.

Malaysia dan Indonesia selalu disebut sebagai Negara serumpun, karena memiliki persamaan dari aspek budaya, bahasa, dan cara hidup. Oleh karena itu, tidak berlaku kejutan budaya apabila pelajar Indonesia menempuh pendidikan di Malaysia.

Faktor kestabilan ekonomi dan politik juga memberi keyakinan kepada orang luar untuk dating belajar ke Malaysia. Institusi menawarkan program pendidikan dari dalam dan luar dengan kadar bayaran yang tidak terlalu tinggi, jika dibandingkan Amerika Serikat, Inggris, Australia, dan negara lainnya. Sehingga biaya hidup di Malaysia untuk pelajar hanya sekitar RM 1,500 = Rp 5 juta/bulan.

Kerajaan Malaysia member penuh perhatian kepada pendidikan tinggi dan senantiasa memantau institusi pendidikan tinggi untuk memastikan standar atau kualitas pendidikan yang ditawarkan adalah terbaik. Memandangkan Malaysia termasuk dalam Perjanjian Washington, maka tiada siapa yang patut lagi mempersoalkan kualiti ijazah kami kerana kami akan sentiasa dipiawai oleh badan pengiktirafan antarabangsa.

Sebagai makluman ramai pelajar Indonesia memilih Malaysia sebagai destinasi pendidikan mereka, statistik pihak imigrasi Malaysia menunjukkan 8.559 pelajar Indonesia terdaftar di berbagai program perguruan tinggi di Malaysia, termasuk di tingkat sekolah samaada di sekolah kerajaan, sekolah swasta, dan sekolah internasional. Jumlahnya sekitar 15.000 pelajar. Dalam masa yang sama terdapat lebih 108.000 pelajar antarbangsa dari 150 negara seluruh dunia memilih Malaysia sebagai tempat belajar. Target Malaysia mencapai jumlah 250.000 pelajar pada tahun 2025.

Proses kemasukan pelajar ke Malaysia telah dipermudahkan. Pelajar cukup mendapat lima kredit pada mata pelajaran utama di ujian akhir nasional SMA/SMK dan boleh memohon program sarjana (S-1) di bidang yang mereka minati dengan sertifikat TOEFL 550 atau IELTS 6.0.

Kerajaan Malaysia senantiasa menjaga mutu atau kualitas pendidikan, kerajaan tidak ada compromise. Kita mau genuine student yang betul-betul berminat belajar di Malaysia. (adv)

Untuk Anda
Terbaru