darikita.com, Terkait harga ayam yang meroket, para pedagang akan melakukan mogok. Bila harga ayam tetap tidak turun, pedagang tersebut akan melakukan aksi mogok.
“Ya kalau naik lagi dengan harga yang tidak wajar dan alasna tidak jelas, maka kita tetap akan melaksanakan aksi mogok jualan,” ujar Ketua Persatuan pedagang Ayam Bandung Yoyo Sutarya.
Gejolak harga daging ayam sangat dipengaruhi oleh harga di kandang. Lanjutnya, para pedang menginginkan harga yang stabil. Mulai dari harga daging ayam ditingkat peternak atau dagang.
“Harga di kandang sesuai dengan kesepakatan tahun lalu, harus tidka lebih dari Rp 21.000/kg. Harga ini yang harus dipertahankan di tingkat peternak atau kandang karena kalau naik maka harga daging ayam di pasaran pun akan naik,” pungkasnya. (Ravi/dk)













