Namun, di antara 15 terpidana mati yang akan menghadapi timah panas, baru 13 orang yang sudah berada di Nusakambangan. Lilik menuturkan, ada dua terpidana mati yang hingga saat ini masih dipindahkan. ”Dari mana pemindahannya? Tidak bisa disebutkan,” paparnya.
Untuk eksekusi mati tersebut, Polda Jateng telah menyiapkan setidaknya 180 personel. Untuk satu terpidana mati, disiapkan 10 anggota Brimob yang menembak. Lalu, ada dua anggota Brimob yang bertugas memberikan penerangan. ”Ya, jumlahnya segitu,” terangnya.
Dengan begitu, bisa dipastikan eksekusi mati tahap ketiga digelar saat tengah malam. Sama dengan eksekusi mati tahap pertama dan kedua. ”Kalau itu, saya tidak bisa berkomentar,” ujarnya saat dihubungi Jawa Pos (induk Bandung Ekspres) kemarin.
Soal penjagaan Nusakambangan, dia memastikan ada dukungan dari TNI-AD dan TNI-AL. Semua sisi Nusakambangan akan dijaga. ”Semua faktor yang akan mengganggu tentu akan bisa diatasi. Baik jalur laut maupun darat,” tegasnya. (owi/idr/c5/agm/rie)













