Dia mengungkapkan, mengenai titik kemacetan lalu lintas di jalur mudik Cileunyi-Nagrek yang harus diantisipasi, di antaranya di Cileunyi, Kahatex, perlintasan rel kereta api, dan perbatasan Nagreg dengan Limbangan serta Kadungora.
Di jalur sebaliknya, terowongan lingkar Nagreg yang sering dijadikan tempat berfoto dan Cileunyi menjadi titik rawan kemacetan.
”Sedangkan titik rawan kemacetan di jalur wisata sangat panjang, mulai dari Kopo, Soreang, Alamendah, dan beberapa titik di Ciwidey. Jalur wisata biasanya ramai setelah Lebaran,” ungkapnya.
Kepadatan lalu lintas, lanjut Rezky, akan terjadi di jalur Nagreg merupakan ekor kemacetan di Pasar Limbangan dan Pasar Leles. Hal tersebut ditunjukan saat gladi resik beberapa saat lalu bersama Polres Garut.
Dia memerinci, dari hasil rapat koordinasi lintas sektoral menjelang masa mudik dan balik Lebaran, akan diterjunkan sebanyak 1.534 personel Polres Bandung dalam pengamanan arus lalu lintas pada masa libur Lebaran. ”Dari personel sebanyak itu, 524 anggota di antaranya akan ditempatkan di jalur Cileunyi-Nagreg,” ucapnya. (yul/man/rie)













