banner

Keberhasilan Pembangunan Infrastruktur

darikita 19 Juni 2015
vertical banner

hari-jadi-kbb-647x330

Sewindu Kabupaten Bandung Barat

darikita.com, NGAMPRAH – Kabupaten Bandung Barat yang menginjak usia ke-8 banyak menorehkan prestasi yang diraih dari kepemimpinan Bupati Bandung Barat Abubakar dan wakilnya Yayat T Soemitra. Salah satunya keberhasilan dari pembangunan infrastruktur. Keberhasilan ini, tiada lain atas dukungan juga dari lapisan masyarakat Kabupaten Bandung Barat dalam mewujudkan Bandung Barat esok yang lebih baik. Dengan visi cerdas, rasional, maju, agamis, dan sehat (CERMAT), ke depan Kabupaten Bandung Barat bertekad akan membawa pada keberhasilan dalam pengembangan pembangunan di daerah.

Bupati Bandung Barat Abubakar mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bandung Barat dan stakeholder yang telah mendukung program pemerintah dalam mewujudkan Bandung Barat CERMAT. ”Melalui sewindu Kabupaten Bandung Barat, kita tingkatkan kreativitas dan inovasi pemberdayaan dan pengembangan potensi wilayah demi terwujudnya Bandung Barat CERMAT,” kata Abubakar.

Menurut Abubakar, pemerintah juga bertekad akan terus memberikan yang terbaik, salah satunya di bidang pembangunan infrastruktur jalan. Bukan hanya di wilayah utara, dan pusat kota, perbaikan infrastruktur juga dilakukan di wilayah selatan meliputi wilayah Cililin, Cipongkor, Gununghalu dan Rongga. ”Kita ingin mewujudkan pembangunan di pelosok daerah dan perbatasan wilayah. Bukan hanya di wilayah utara dan pusat kota saja. Semuanya harus terbangun merata,” ungkapnya.

Bahkan, lanjut Abubakar, saat ini juga pemerintah sudah menata tiga titik wilayah sebagai wajah dari Bandung Barat. Mulai dari wilayah Lembang, Padalarang dan Ngamprah. Ketiga titik ini memiliki ciri yang luar biasa dari sebuah kabupaten yang baru menginjak sewindu tersebut. Penataan tiga wilayah tersebut, merupakan bagian dari pembangunan Kabupaten Bandung Barat. Dia mencontohkan, untuk Lembang sendiri memiliki potensi besar dari bidang objek wisata dan pertanian. ”Maka dari itu perlu difokuskan untuk penataan di Lembang sebagai wilayah objek wisata,” katanya.

Abubakar menambahkan, untuk wilayah Padalarang, ke depan akan menjadi pusat perekonomian dengan menempatkan pusat perniagaan. Sehingga, perputaran ekonomi serta perdagangan akan menjadi ciri dari wilayah Padalarang. ”Selain ramai dengan keluar-masuk kendaraan dari Tol Padalarang. Di Padalarang juga menjadi pusat perdagangan,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Abubakar, lokasi selajutnya yaitu Ngamprah sebagai wilayah ibukota yang tentunya memiliki wilayah yang terfokus pada titik kantor pemerintahan yang luas dan megah. Saat ini, kantor pemerintahan dan juga masjid besar juga sudah terbangun untuk tempat pelayanan kepada masyarakat. ”Kita ingin terus melakukan perubahan dari pembangunan dan infrastruktur yang jauh lebih baik,” paparnya.

Sementara itu, tahun 2015 ini Dinas Bina Marga Sumber Daya Air, Mineral dan Pertambangan Kabupaten Bandung Barat (KBB) akan memperbaiki 50 ruas jalan di wilayah Bandung Barat yang kondisinya sudah rusak. Hal tersebut diungkapkan Kadis Bina Marga Sumber Daya Air, Mineral dan Pertambangan KBB Rachmat A. Syafaat.

Dia menjelaskan, panjang jalan di Bandung Barat memiliki panjang 553 kilometer dengan 113 ruas jalan. Jika perbaikan dituntaskan di tahun ini, maka perbaikan jalan yang sudah tercapai diangka 80 persen. ”Makanya tahun ini akan kita tuntaskan perbaikan jalan. Sisanya tinggal 20 persen saja,” tandasnya. (adv/drx/fik)

Untuk Anda
Terbaru