banner

Kedepankan Kesenian Tradisional

darikita 11 Juni 2015
vertical banner

darikita.com, KOTA BEKASI – Sebagai salah satu sekolah pembauran di Kota Bekasi, sekolah Ananda Bekasi saat ini terus mengembangkan potensi yang ada di lingkungan sekolahnya. Untuk terus mendukung program tersebut, SMP Ananda Bekasi, saat ini lebih mengedepankan pengetahuan dan kesenian tradisional kepada para siswanya.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Sekolah SMP Ananda Bekasi, Mungfingatun. Dengan program tersebut SMP Ananda Bekasi terus melakukan pemupukan dan pengenalan kesenian maupun kebudayaan tradisional yang ada di Indonesia kepada para siswanya.

“Kami tetap mengedepankan pengenalan kesenian tradisional ini, karena hal ini merupakan karakter dan jati diri bangsa Indonesia yang harus diperkenalkan dan digali terus oleh para pelajar,” tutur wanita yang akrab disapa Evi ini.

Dikatakannya pula, untuk pengimplementasiannya, bukan hanya memperkenalkan kesenian tradisional tersebut, melainkan langsung mengimplementasikan pengetahuan yang mereka dapat dengan mempraktekan langsung hal tersebut di sekolah.

Selain itu pula, sambung Evi, penerapan kesenian tradisional tersebut juga diterapkan pada saat kelulusan para siswa di SMP Ananda Bekasi.

Sehingga dengan begitu, para siswa mampu mengembangkan kembali pengetahuan, wawasan dan pengetahuan mereka mengenai hal tersebut pada jenjang yang lebih tinggi.

“Hal ini juga kami terapkan pada saat proses kelulusan siswa kami, sehingga mereka juga tidak terlalu berlebihan ketika melakukan proses kelulusan sekolah,” tutur Evi kepada Radar Bekasi.

Dengan berusaha memenuhi komitmen awalnya untuk membangun seni dan budaya serta pendidikan, SMP Ananda Bekasi mampu melahirkan para siswa yang bisa melestarikan kesenian tradisional baik untuk skala Kota Bekasi maupun nasional.

Ia pun menekankan, bahwa para siswa di SMP Ananda Bekasi bukan hanya mengetahui saja, tetapi mereka juga harus bisa menguasai banyak aspek, termasuk bagaimana sebuah kesenian tradisional tetap bertahan di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

“Para siswa di SMP Ananda Bekasi harus mampu merespon hal ini dengan baik,” paparnya.

Evi mengungkapkan, dengan menekankan kepada sisi sosial culture dimana lebih banyak memfokuskan dalam pembinaan kesenian tradisional di sekolah, hal ini bisa mendorong perkembangan kesenian tradisional tumbuh di tengah-tengah siswa.

“Termasuk melakukan serangkaian terobosan agar kesenian tradisional tidak kalah bersaing dengan hiburan modern lainnya,” tegas Evi.

Dengan demikian, SMP Ananda Bekasi terus mendorong generasi muda untuk cinta pada kesenian tradisional. “Harus berlahan meyakinkan bahwa kesenian tradisional tidak kalah dengan hiburan modern,” pungkasnya.

Ia juga tidak menutupi, pada saat penerapan kesenian tradisional tersebut terdapat beberapa kesenian modern yang juga ikut dimasukan ke dalamnya. “Sebagai pelengkap maka kami juga mengkombinasikan antara yang tradisional dan modern, namun tetap mengutamakan sisi tradisionalnya,” tandasnya.

Untuk Anda
Terbaru