banner

Klaim Jalan Sudah Mulus, Pemprov Sediakan 23 Bus Gratis untuk Pemudik

darikita 10 Juni 2016
RUSAK BERAT: Sejumlah kendaraan terlihat melintasi Jalan Lingkar Barat Jatigede di Blok Legokhuni, Desa Neglasari, Kecamatan Darmaraja membentuk huruf U. Kondisi terjadi karena jalan tidak mampu menahan beban tonase truk
vertical banner

Di tempat terpisah Camat Darmaraja Agus Khori Hidayat, menyebutkan jalur lingkar barat Jatigede masih belum efektif dipergunakan arus mudik dan balik Lebaran. Sebab, jalur jalan Lingkar Barat Jatigede di Blok Legokhuni, Desa Neglasari, tersebut rawan longsor.

Jika tetap dipergunakan, hal itu sangat berbahaya untuk pengguna jalan, apalagi untuk kendaraan yang bermuatan berat. Karena jalan yang akan dilalui, hampir menyerupai huruf ”U”.

Kondisi jalan yang seperti itu, sebut dia, ternyata sudah banyak menelan kecelakaan. Terutama truk yang tidak kuat menahan beban.

”Sebenarnya jalan lingkar yang ada di Desa Neglasari itu, sangat berbahaya. Jadi kepada pengguna jalan harus berhati-hati,” kata Agus, saat ditemui di ruangannya, kemarin.

Agus menilai, seharusnya jalan tersebut dibuatkan jembatan agar jalan menjadi rata dan mengurangi tingkat potensi kecelakaannya.

Sementrara itu, jalur Jalan Nasional Cirebon-Bandung, kini masih rusak dan berlubang. Pantauan di Jabar Ekspres, lokasi yang berlubang berada di ruas antara Dusun Bantargintung, Desa Karyamukti hingga Desa Tolengas, Kecamatan Tomo. Lubang-lubang kecil tetapi cukup dalam menghiasi ruas jalan tersebut. Kedalaman lubang sendiri berkisar antara 10-20 sentimeter. Lubang itu sendiri terdapat di beberapa titik di ruas Bantargintung- Tolengas.

Kerusakan terparah terdapat di Dusun Bantargintung, Desa Karyamukti Kecamatan Tomo. Kerusakan juga menyebabkan pengendara lebih memilih jalur yang masih baik dibandingkan jalur yang rusak. Sehingga, arus lalu lintas harus diatur oleh warga  untuk menghindari kecelakaan.

Seorang warga, Heryatna mengatakan jalan mengalami perbaikan baru sekitar lima bulan lalu. Tapi, jalan sudah kembali mengalami rusak dan berlubang di beberapa titik. ”Lubang-lubang hampir ada di setiap titik ruas Bantargintung – Tolengas. Lubang-lubang tersebut dapat mengakibatkan kecelakaan,” kata Heryatna, kemarin.

Untuk Anda
Terbaru