banner

Kota Bandung Coba Kurangi Pemakaian Kantong Plastik

darikita 28 Agustus 2015
Pemakaian kantong plastik di Kota Bandung dinilai masih tinggi, Ridwan Kamil meminta pemakaiannya dikurangi.
vertical banner
Pemakaian kantong plastik di Kota Bandung dinilai masih tinggi, Ridwan Kamil meminta pemakaiannya dikurangi.
Pemakaian kantong plastik di Kota Bandung dinilai masih tinggi, Ridwan Kamil meminta pemakaiannya dikurangi.

darikita.com, Bandung yang terkenal dengan surga belanja dinilai penggunaan kantong plastiknya cukup tinggi. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengingatkan agar warga Bandung untuk mengurangi pemakaian kantong plastik. Dengan tentunya beralih ke tas belanja.

“Coba kasir toko, bertanya kepada pembeli, apakah bawa tas belanja sendiri atau tidak. Jangan dikit-dikit ngasih kantong plastik,” papar Emil.

Ia pun meminta pada seluruh pengusaha ritel untuk mengurangi pemakaian kantong plastik. Emil menambahkan, dengan sistem memberikan reward akan membantu untuk mengatasi pengurangan tersebut. “Karena orang Bandung ini suka dikasih hadiah, jadi sepertinya akan lebih berhasil,” ujarnya.

Adapun beberapa pasar dan ritel yang menggunakan kantong plastik ramah lingkungan yang terbuat dari pati singkong dan serat pisang. Pasar Kosambi, Sederhana dan Karapitan, lalu Hypermart, Carrefour, Giant, Lottemart, Borma, Yogya, Griya, Superindo, Indomaret, Alfamart, Alfamidi, Yomart, Circle K, Matahari, Metro, Ramayana dan Ace Hardware.

“Ada beberapa ritel yang sudah menggunakan kantong ramah lingkungan. Ada yang degradable yang bisa terurai di atas 2 tahun dam biodegradable yang bisa terurai di bawah satu tahun. Itu dibuatnya dari pati singkong dan serat pisang,” jelas Kepala BPLH Kota Bandung Hikmat Ginanjar.

Namun lebih baik bila membawa tas belanja sendiri. “Kalau tas yang dibawa dari rumah kan bisa dipakai berulang kali. Sehingga tidak ada lagi penggunaan volume kantong plastik yang bertambah,” ucap Hikmat. (Ravi/dk)

Untuk Anda
Terbaru