BANDUNG– DPRD Kota Bandung terus mendorong Pemkot Bandung agar melakukan pembangunan sejumlah proyek yang pro terhadap masyarakat. Salahsatunya soal pembangunan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa).
Program rusunawa disebut merupakan suatu cara untuk memecahkan masalah kebutuhan permukiman dan perumahan di Kota Bandung. Terutama pada daerah padat perkotaan yang jumlah penduduknya selalu meningkat, sedangkan lahan tanah kian terbatas.
Anggota Komisi C DPRD Kota Bandung, Folmer SM Silalahi menyebutkan, area pinggiran harus menjadi fokus Pemkot Bandung untuk membangun rusunawa. Sebab, harga juga dinilai lebih terjangkau.
Berdasarkan data Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan Kota Bandung ada 2.500 orang yang menjadi waiting list peminat rusunawa.
Menurutnya tingginya angka tersebut karena jumlah kamar hunian di rumah susun sewa sederhana sangat terbatas.













