darikita.com, Perseteruan Go-jek dengan Ojek Pangkalan, kembali meruak. Pasalnya terjadi penyaniaya terhadap pengendara Go-jek oleh sejumlah ojek pangkalan dan sopir angkot. Hal tersebut terjadi di Jalan Manisi.
“Tersangka masih seorang, sopir angkot. Saksi yang sudah kita periksa 17 orang,” ujar Kapolrestabes Bandung.
Motif yang dilakukan oleh tersangka, ada sangkut pautnya dengan penumpang yang terambil. Tersangka merasa para penumpangnya terambil oleh Go-jek. Terlebih, ongkos Go-jek hanya Rp. 10.000.
Lanjutnya, waktu sebelum ada Go-jek para penumpang dari rumah ke kantor naik ojek dulu, lalu turun di pangkalan lalu naik angkot. “Biayanya juga cuma bayar Rp 10 ribu. Jadi dia merasa terambil penumpangnya,” paparnya.
Pihaknya pun akan segera mungkinuntuk mempertemukan kedua belah pihak. “Nanti kita akan pertemukan keduanya untuk cari solusinya,” tutupnya. (Ravi/dk)













