darikita.com, Perekonomian syariah di negara Indonesia dinilai penting. Pasalnya negara beribukotakan Jakarta ini, mayoritas beragama islam. Ditambah dengan adanya Masyarakat Ekonomi Syariah (MES).
Pengembangan yang terus dilakukan MES terhadap ekonomi syariah ini terus digenjot. Menurut Muhamad Hasanudin ekonomi syariah itu tidak hanya sebatas perbankan, tapi lebih luas lagi. “Tidak hanya sebatas itu, lebih luas. Pasar syariah salah satunya. Dengan cara transaksi nabawi, timbangan terukur, adzan langsung istirahat, sholat”, ujarnya.
Lanjutnya, penyebaran ekonomi syariah ini tidak hanya berfokus dipusat saja.”Kita coba menyeluruhkan program-program dipusat dengan kewilayahan. Progam-progam syariah harus difokuskan kesana. Pariwisata juga pengembangan desa–industri keuangan non bank,” jelas Hasan pada kegiatan forum MES di Maeta Coffee jalan Terusan Jakarta.
Salah satu cara lainnya yaitu dengan saling share antara bank syariah, minimal tiap cabang pada bank tertentu. “Saya membuat WhatsApps (online messenger) tiap daerah. Namun sudah terlalu banyak lalu disatukan. Bukan sombong, tapi kita saling berbagi kinerja dan kegiatan,” pungkas Zaenal Aripin.
Dalam forum ini pun guna mengembangkan MES wilayah Jawa Barat. “Jawa barat ini selalu dijadikan sorotan. Kita jadikan mes ini lebih berkembang lagi,” tambahnya.
Forum ini pun melibatkan perwakilan tiap bank syariah yang berada di kota Bandung dan media massa seperti Pikiran Rakyat. (Rdk)













