banner

Modeling Bukan Sekedar Hobi

darikita 4 Juli 2015
EKSPRESMASIH MUDA: Ledyane Latifa, 21, owner Azzura Model Management yang masih menjalani kesibukannya sebagai mahasiswi Jurusan Sastra Indonesia.
vertical banner
darikita.com, Berkenalan dengan Ledyane Latifa, Pebisnis yang Bercita-cita Jadi Pendongeng

Menekuni dunia modeling dengan status mahasiswi sudah biasa. Tapi apa jadinya jika modeling jadi bisnis sendiri di samping kuliah? Inilah yang dijalani Ledyane Latifa, Owner Azzura Model Management.

Silvya MU, Cidadap.

SEBAGAI mahasiswi, Ledy—sapaan akrabnya—menjalani rutinitas seperti biasa. Kuliah, mengerjakan tugas, dan lain-lain. Sebagai model, dia juga profesional menjalankan tugasnya. Meski merasa badannya kurang tinggi, Ledy percaya diri.

EKSPRESMASIH MUDA: Ledyane Latifa, 21, owner Azzura Model Management yang masih menjalani kesibukannya sebagai mahasiswi Jurusan Sastra Indonesia.
EKSPRESMASIH MUDA: Ledyane Latifa, 21, owner Azzura Model Management yang masih menjalani kesibukannya sebagai mahasiswi Jurusan Sastra Indonesia.

’’Kalau model catwalk memang saya kurang tinggi sih,’’ ujarnya kepada Bandung Ekspres di kawasan Ciumbuleuit beberapa waktu lalu.

Namun, karena kurang tinggi itulah dia merasa terpacu untuk lebih kreatif. Diapun akhirnya mencoba membuat event yang berhubungan dengan modeling. Dalam event itu, dia mengundang berbagai brand. Ledy dan rekan-rekannya berperan sebagai penyalur model.

Event yang juga penyaluran model itu akhirnya berkembang menjadi bisnis. Lewat Azzura Model Management, Ledy sudah banyak menyalurkan model-model berhijab untuk ratusan brand. Meski baru berdiri satu tahun, Azzura sudah punya cabang di 10 kota-kota besar di Indonesia. Di antaranya, Jakarta, Bandung, Bogor, Depok, Jogjakarta, Palembang, Padang, Semarang, Bekasi dan Pontianak.

Uniknya, Ledy menjaring generasi muda untuk menjadi modelnya. Rata-rata usia SMA dan kuliah. ’’Malah ada satu model kita yang masih SMP,’’ ujar anak pertama dari tiga bersaudara ini.

Ledy juga tidak membatasi tinggi badan model, kecuali untuk model catwalk. Good looking dan berhijab adalah kriteria untuk bisa masuk ke manajemen Azzura. Tapi, yang paling utama adalah attitude. ’’Kita pantau sendiri (attitude para model). Kalau ada yang misalnya upload foto nggak pakai kerudung di Instagram, ya nggak bisa (jadi model Azzura),’’ kata perempuan asli Pontianak ini.

Meski kini bergelut di bisnis modeling sekaligus sebagai model, Ledy sebetulnya bercita-cita sebagai pendongeng. Itu sebabnya dia juga sempat menjalani profesi sebagai penyiar sewaktu SMP. Baik televisi maupun radio.

Meski begitu, perempuan yang mengidolakan Siti Khadijah ini fokus dulu menyelesaikan kuliah. Saat ini, dia mengaku sedang mengajukan judul skripsi. ’’Aku juga lagi tertarik sama komik-komik Islam. Sebetulnya ceritanya kisah-kisah nabi, tapi dibuat komik gitu. Seru deh,’’ ujarnya.

Di akhir perbincangannya dengan Bandung Ekspres, Ledy berharap, seluruh event yang dibuat oleh Azzura Model Management bisa membawa manfaat bagi para pesertanya. Terutama, dari segi pembekalan attitude. ’’Cantik yang sebenarnya itu dari dalam diri, dari attitude. Wajah atau kecantikan bisa diubah, kalau sikap itu dari dalam diri,’’ tandasnya. (tam)

Untuk Anda
Terbaru