banner

Modus Baru Buang Limbah

darikita 11 Juni 2015
vertical banner

darikita.com, KARAWANG–Demi menghindari pengawasan Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Karawang dan para penggiat lingkungan lainnya, kali ini para pengusaha di sekitar sungai Citarum mulai melakukan modus baru melakukan pencemaran yakni dengan melakukan pelanggaran di waktu tertentu.

Untuk itu BPLH diminta untuk melakukan tindak tegas dan pengawasan yang lebih intens akibat modus baru tersebut. Seperti diungkapkan Diding, warga sekitar Kaum Jaya, Desa Puseur Jaya.

Dirinya sering menyaksikan warna Sungai Citarum mulai menghitam pekat dari malam hari sampai menjelang subuh. Kata Diding, di siang hari warna Citarum kembali normal dengan debit Citarum yang bertambah. “Ya sekitar jam 2an nanti jam 6 sampai 7 kembali normal lagi,” ungkapnya.

Menurut Ketua Umum Forum Komunikasi Daerah Aliran Sungai Citarum (Forkadasc+), Yudi Wibiksana, memang perlu pengawasan yang ekstra. Menurutnya saat ini perusahaan sering melakukan modus di malam hari saat melakukan pembuangan limbah yang tak dikelolanya.

Sambungnya, memang perlu ada tindakan secepatnya dari BPLH untuk melakukan pengawasan. “Harus ada penangan secepatnya, penambahan pengawasan harus ditingkatkan, perusahaan memang sering main kucing dalam membuang limbahnya,” terangnya.

Ditambahkan Yudi, sudah saatnya ada ketegasan aturan regulasi ditetapkan yang berwenang. Bukan saatnya lagi melakukan sanksi administrasi yang bersifat teguran tertulis. Sesuai dengan aturan bahwa semua yang melakukan pencemaran lingkungan, minimal mereka mendapatkan paksaan pemerintah atau pembekuan izin.

“Sudah saatnya lebih tegas lagi, kalau seperti ini terus perusahaan akan main kucing-kucingan. Kalau kita hitung dengan hajat orang banyak, justru dengan melakukan pembekuan izin akan menyelamatkan orang yang lebih banyak,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris BPLH, Poltak menyatakan, akan segera dilakukan tim patroli malam untuk memantau perusahaan-perusahaan yang masih saja cemari lingkungan. “Saya sudah berencana buat tim patroli malam. Kita akan menyusuri Citarum di waktu di mana terjadi jam-jam pembuangan,” pungkasnya.

Untuk Anda
Terbaru