banner

Nantinya, Level Kecamatan Bisa Selesaikan Semua ‘Jawaban’

darikita 20 Agustus 2015
Ilustrasi. Kecamatan Arcamanik menjadi kecamatan yang memiliki fasilitas lengkap. Ridwan Kamil berharap, semua kecamatan bisa jadi rumah rakyat.
vertical banner
Ilustrasi. Kecamatan Arcamanik menjadi kecamatan yang memiliki fasilitas lengkap. Ridwan Kamil berharap, semua kecamatan bisa jadi rumah rakyat.
Ilustrasi. Kecamatan Arcamanik menjadi kecamatan yang memiliki fasilitas lengkap. Ridwan Kamil berharap, semua kecamatan bisa jadi rumah rakyat.

darikita.com, Telah diresmikannya kantor kecamatan Arcamanik yang sebelumnya direnovasi. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil yang juga meresmikan kantor kecamatan ini. Ia berpesan agar tempat yang dibangun dari rakyat berguna juga untuk rakyat, terlebih pelayanan yang bagus.

Emil panggilan akrab Ridwan Kamil, mengatakan agar nantinya setiap kantor kecamatan bisa menjadi rumah rakyat. Setiap warga dapat menikmati fasilitas untuk digunakan berbagai kegiatan yang menunjang kreativitas. Lanjutnya, jangan ada lagi PNS berlagak dan jauh dari warga. “Karena tempat ini dibangun oleh uang rakyat, saya berpesan, pelayanan juga ditingkatkan,” ujarnya.

“Saya sedang membawa perubahan paradigma yang namanya kantor pemerintahan ini harus jadi rumah rakyat juga. Nah paradigma inilah yang sedang kita ubah jangan lagi PNS itu gayanya gaya menak, gaya pejabat yang jauh dari warga,” jelasnya.

Dalam kecamatan Arcamanik ini dilengkapi oleh berbagai fasilitas seperti command center, touch screen berisi informasi, ruang tarka, LPM dan fasilitas lainnya. Terbilang lengkap dan patutu dijadikan contoh oleh kecamatan lainnya. Apalagi, sistem yang digunakan sekarang desentralisasi yang diharapkan meningkatkan pelayanan warga.

“Paling lengkap, nantinya semua kecamatan harus punya command center. Kan dengan konsep desentralisasi camat bisa ambil keputusan gesit tanpa menunggu warga komplen dulu,” papar Emil.

Ia mengharapkan kecamatan di Kota Bandung seperti Kecamatan Arcamanik. “Harapan saya kalau semua kecamatan melakukan seperti itu Bandung beres. Nah camat juga harus proaktif. Bayangkan, kalau kita sudah migrasi ke smart city, semua pertanyaan ada jawabannya di level kecamatan,” tutupnya.
Untuk Anda
Terbaru