banner

Operasi Antik Polres

darikita 2 Maret 2017
YULLI S/BANDUNG EKSPRES GELAR PASUKAN: Polres Bandung melaksanakan apal siaga guna pelaksanaan operasi antik dengan tema cipta kondisi peningkatan kesadaran, disiplin, taat dan tertib dalam berlalu lintas serta pelayanan prima kepolisian kepada masyarakat.
vertical banner

darikita.com, SOREANG – Setelah menggelar kegiatan latihan pra-operasi, Polres Bandung melaksanakan apel gelar pasukan yang bertemakan Cipta Kondisi Peningkatan Kesadaran, Disiplin, Taat dan Tertib Dalam Berlalu Lintas Serta Pelayanan Prima Kepolisian Kepada Masyarakat, Rabu (1/3).

Kapolres Bandung AKBP M. Nazly Harahap.S.Ik mengatakan, berdasarkan amanat UU No 22 Tahun 2009, tentang lalu lintas dan angkutan jalan bagaimana untuk mewujudkan dan memelihara keamanan, keselamatan dan kelancaran serta ketertiban berlalu lintas (Kamseltibcar Lantas) kemudian membangun budaya tertib berlalu lintas serta peningkatan pelayanan kepada publik.

Selanjutnya, katanya, harus mengedepankan dalam Ops Simpatik tersebut yaitu Edukasi, Engineering (Rekayasa Lalu lintas), Enforcement (penegakan hukum), Identifikasi dan registrasi pengemudi dan kendaraan bermotor, Koordinator pemangku kepentingan lainnya dan memberikan rekomendai dampak lalu lintas

“Amanatnya, Kakorlantas berpesan supaya bertaqwa terhadap Tuhan yang maha esa kemudian jaga keselamatan dalam bertugas, tingkatkan disiplin anggota Polantas dan terwujudnya pelayanan polantas yang  besih dari korupsi, Kolusi dan Nepotisme serta wujudkan masyarakat yang tertib dan patuh hukum dalam berlalu lintas,” kata Nazli saat membacakan sambutan Kakorlantas Polri dalam sambutannya di acara gelar pasukan operasi antik.

Kasat Lantas Polres Bandung, AKP Dony E Wicaksono menuturkan, pihaknya menggelar operasi antik ini di seluruh kepolisian se Indonesia, untuk mengedepankan sikap edukatif kepada masyarakat supaya masyarakat lebih tertib berlalulintas, dengan tindakan prefentip dengan mengadakan penyuluhan, memberikan teguran kepada pengguna jalan yang melanggar.

Target operasi simpatik sendiri yaitu mengedepankan turjawali, katanya, yang tadinya sehari dua kali permasing-masing anggota, namun sekarang sehari tiga kali beraktifitas di tempat pusat-pusat keramaian,  pada saat jam sibuk ditempat-tempat perniagaan, perbankan, pasar dan sebagainya.

“Yang diterjunkan, semua seluruh jajaran kepolisian se Indonesia dan khususnya Polres Bandung turun dan terlibat langsung kelapangan, sampai dengan jajaran polsek-polsek serta pos Pol dilapangan,” tuturnya.

Untuk Anda
Terbaru