banner

Patung Perahu Terbalik Akan Diwujudkan

darikita 28 Desember 2016
Patung Perahu Terbalik Akan Diwujudkan
vertical banner

Pada liburan kali ini, dia menambahkan, pihaknya menyediakan tiket gratis untuk naik wahana flying fox bagi kendaraan roda empat berpenumpang minimal 5 orang. Pakar geologi dan Penulis Buku Cekungan Bandung, T Bachtiar belum lama ini menjelaskan, sudah saatnya pengelola TWA Tangkuban Parahu menyediakan informasi mengenai budaya dan ilmu pengetahuan yang melatarbelakangi pembentukan gunung tersebut.

Informasi itu bisa diberikan melalui papan informasi atau secara langsung oleh pengelola kepada para pengunjung. ”Jadi, pulang berwisata dari sana, pengunjung tidak hanya mendapatkan kesan mengenai keindahan alamnya. Tetapi juga mendapat oleh-oleh berupa ilmu pengetahuan dan wawasan mengenai Tangkuban Parahu,” tuturnya.

Dia menuturkan, Tangkubanparahu merupakan sisa letusan Gunung Sunda Purba atau yang dia sebut sebagai Gunung Jayagiri. Gunung Jayagiri meletus sekitar 500 ribu tahun yang lalu, sehingga menghasilkan Gunung Sunda.

Gunung Sunda kemudian meletus sekitar 210.000 tahun yang lalu dan menghasilkan Gunung Tangkubanparahu. Berdasarkan catatannya, Bachtiar menuturkan, Gunung Tangkubanparahu terakhir meletus sekitar 90.000 tahun lalu dan menjadikan gunung tersebut tampak seperti sekarang. ”Memang kondisi kawah saat ini masih aktif dan menjadi pesona bagi para pengunjung yang datang dari berbagai daerah,” tandasnya. (drx/nit)

Untuk Anda
Terbaru