banner

Pembangunan Tol Dalam Kota, Minimalisir Kemacetan Kota Bandung

darikita 18 September 2015
Foto: tempo.co
vertical banner
Foto: tempo.co
Foto: tempo.co

darikita.com, Menyusul rencana Wali Kota Bandung Ridwan Kamil yang akan membangun Monorel, ternyata dinilai belum ideal. Pasalnya ada alternatif lain dengan membangun tol dalam kota yang dapat menekan angka kemacetan di Kota Bandung. Seperti halnya Ibu Kota Jakarta yang sudah memiliki banyak tol dalam kota.

Efektifitas tol dalam kota bagi Kota Bandung, seperti yang dikatakan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Edwin Sanjaya. “Monorel dan cable car membutuhkan dana cukup besar dan tidak mungkin didanai oleh APBD, sedangkan Bandung Intra Urban Toll Road (BIURT) atau jalan lingkar kota kendalanya pembebasan lahan,” paparnya.

Kota Bandung yang mulai adanya pemadatan apalagi kerap terjadi pada weekend. Edwin, menilai pembangunan jalan lingkat kota ini wajib dibangun. Pembebasan lahan pun harus dipersiapkan untuk membangun sekitar 27,3 kilometer sesuai program pusat.

“Keseriusan pemerintah pusat dalam membangun BIUTR ini, sangat diharapkan warga Kota Bandung,” ujarnya.

Ia pun menambahkan, BIUTR akan dibangun dalam dua trase. Trase I-1 Pasteur-Underpass Gasibu, trase I-2 Soekarno-Hatta- Gedebage. Trase II-1 Undepass Gasibu-Civaheum-Ujungberung dan trase II-2 Ujungberung-Sokerno-Hatta, dan trase II-3 Ujungberung-Cibiru-Cileunyi. (Ravi/dk)

Untuk Anda
Terbaru