darikita.com, KARAWANG-Iyati (63) warga Kampung Cirejag, Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari, pemilik pembuatan dan pembakaran batu bata (lio) ditemukan mengambang di irigasi Cilalung, Kampung Cilalung, Desa Mekarjaya, Kecamatan Purwasari, Selasa (9/6), sekitar pukul 06.30 WIB. Kondisi korban dengan penuh dengan luka tusukan di bagian leher dan kepala.
Ridwan S (34) warga Kampung Cilalung, Desa Mekarjaya, Kecamatan Purwasari, mengatakan, korban ditemukan dalam keadaan mengambang oleh salah seorang petani yang akan pergi ke sawah. Lalu memberitahukan temuan tersebut ke warga lainnya.
“Saat ditemukan korban masih dalam mengambang masih dalam berpakaian lengkap. Namun kondisi korban penuh dengan luka tusukan di bagian leher dan kepala,” ujarnya kepada KBE saat ditemui di lokasi kejadian.
Selain itu juga, masih ada bercak darah yang berceceran di tanah. Diduga korban dihabisi di lokasi tersebut, sebelum di buang ke irigasi. Bahkan helm dugaan milik korban ditemukan sekitar 1 KM dari tempat korban mengambang akibat terbawa arus air.
“Dengan temuan korban pembunuhan, saya menelepon ke Polsek Cikampek. Tidak lama kemudian datang petugas tim identifikasi Polres karawang untuk mengevakuasi korban. kemudian korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang,” ungkapnya.
Kapolsek Cikampek, AKP Yudi Kustadi, menjelaskan, kepolisian mendapat informasi dari masyarakat dengan temuan mayat korban pembunuhan yang mengambang di irigasi. Kemudian kami melakukan olah Tempat Kejadia Perkara (TKP) di sekitar lokasi.
“Korban memang korban pembunuhan, karena kita temukan luka tusuk di bagian leher dan kepala korban. Sejauh ini kami masih mencari jati diri korban, sebab tidak ditemukan kartu identitas seperti KTP atau pun SIM,” ungkapnya.
Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Doni Satria Wicaksono, menambahkan, awalnya korban tidak diketahui identitasnya. Namun berkat tim identifikasi Polres Karawang, korban dapat diketahui identitasnya setelah menggunakan alat ‘Mobile Automatic Multibiometric Identification System’ (Mambis). Korban bernama, Iyati (63) warga Kampung Cirejag, Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari.
“Setelah mengetahui identitas korban, kemudian petugas mendatangi rumah korban untuk memberitahu dan keadaan korban. Untuk saat ini, kepolisian masih dalam pemeriksaan saksi-saksi di Polsek Cikampek,” jelasnya.
Sebab kasus pembunuhan ini, ditangani Polsek Cikampek dan Satreskrim Polres Karawang hanya back up saja. Namun kita juga menurutkan anggota untuk menangkap pelakunya dengan cepat.
Berdasarkan informasi di lapangan, korban yang merupakan ibu dua anak ini, pemilik pembuatan dan pembakaran batu bata (lio). Juga korban meninggalkan rumah pada Sabtu (6/6) malam dengan menggunakan sepeda motor vario putih.













