darikita.com, CIKARANG PUSAT – Pemerintah Bekasi diminta lebih serius mengembangkan Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Sebab pelaku usaha itu selama ini seperti mati suri dan jalan di tempat. “Saya yakin kalau seandainya Pemda Bekasi dibantu Pemprov serius untuk mengembangkan UKM dan ada ciri khas yang menjadi andalan daerah, terlebih sampai bisa ekspor ke luar negeri maka akan memicu perekonomian masyarakat,” ujar anggota DPRD Propinsi Jawa Barat, Marjaya Ibrahim kepada KBE, kemarin.
Menurut Marjaya, sektor UKM kalau diperhatikan dari awal permodalan, pemasaran dan pembinaan oleh Pemkab maka kedepan tak akan berpengaruh terhadap dampak krisis ekonomi global yang akan terjadi. Sehingga diperlukan tiga aspek yang harus dijaga dan diaplikasikan. Diantaranya permodalan, pelatihan dan pemasaran.
“Ketiga aspek ini yang saya lihat belum dijalankan secara maksimal. Seharusnya Pemda bisa lebih mengembangkan UKM. Jangan hanya terkesan setengah-setengah, dan terkesan seremonial belaka,” terangnya.
Bahkan, kata dia, selain itu bantuan di bidang pemasaran juga minim. Padahal sebagus apapun produk yang dihasilkan para pelaku UKM, jika tak diiringi dengan pemasaran yang luas dan terarah, maka produk itu akan sia-sia.













