
Ilustrasi. Imbas dari kenaikan harga daging ayam, para pedagang melakukan aksi mogok. Dengan mengantisipasi aksi tersebut, pemkot akan adakan operasi pasar
darikita.com, Terkait aksi mogok yang dilakukan oleh sejumlah pedagang daging ayam, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil bersama Pemkot Bandung akan mengadakan operasi pasar. Hal tersebut diambil sebagai antisipasi aksi mogok. Rencananya akan secepatnya pada hari ini, kamis (20/8).
“Lagi koordinasi sama bulog, karena izin operasi pasar harus dari bulog pusat. Mudah-mudahan izin dari sana turun, kalau turun hari ini (kemarin) kita bisa operasi pasar secepatnya besok (hari ini),” ujar Emil.
Permasalahan awalnya berada pada distributor yang meninggikan harga daging ayam. Stabilkan situasi, Emil telah menjalin komunikasi dengan Persatuan Pedagang Pasar dan Warung Tradisional (Pesat) Jawa Barat. Ia pun menilai, hal ini serupa dengan kasus daging sapi yang juga melonjak.
“Sudah komunikasi dengan Pesat. Alasannya suplai dari distributornya yang sudah tinggi duluan, itu yang sedang saya selidik. Kalau tidak bisa dikontrol negara, harga ini naik turunnya kadang oleh kartel distributor atau importir, itu yang bahaya, mirip-mirip dengan kasus daging sapi,” paparnya.
Pemkot Bandung berniat untuk melaksanakan operasi pasar. Namun sebelumnya, pihaknya harus sesuai dengan prosedur yang ada.
“Daripada daripada, sebelum terjadi pemogokan kita sudah persiapan. Tapi ternyata ada prosedur harus izin bulog dulu, hari ini saya coba telepon bulog pusat supaya memerintahkan bulog Jawa Barat untuk melakukan operasi pasar besok atau lusa,” ucap Emil. (Ravi/dk)












