banner

Salahi IMB, Distarcip Cek Salah Satu Pembangunan Hotel Mewah

darikita 4 Desember 2015
Foto: www.skyscrapercity.com Tampak samping, pembangunan Pullman Hotel Bandung
vertical banner

darikita.com, Terkait banyak permbangunan yang terjadi di Kota Bandung. Ternyata masih banyak bangunan tersebut yang menyalahi IMB. Salah satu yang akan dilakukan pengecekan adalah Pullman Hotel Bandung yang berada tepat di depan Gedung Pemerintahan Provinsi Jawa Barat.

Hotel ini diduga menyalahi IMB yang sebelumnya telah ada. Menanggapi hal ini, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menugaskan Kepala Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya untuk mengecek proyek pembangunan tersebut. “Sudah saya intruksikan agar Pak Maryun segera mengecek pelanggarannya ada di mana,” jelas Ridwan Kamil.

Berdasarkan data Badan Pelayanan Perizinan Terpadu, Pullman Hotel dan Convention Hall semestinya memiliki 14 lantai dan satu basement. Namun yang terjadi di lapangan malah terdapat 14 lantai dan dua basement. “Bisa saja kita segel atau diberhentikan dan kita kenai denda. Intinya yang melanggar kita hukum,” ungkap Emil.

“IMB nya sudah dikeluarkan, tetapi itu pada tahun 1997. Ada kaitan revisi IMB, nah Pullman Hotel Bandung seharusnya melakukan revisi IMB baru jika memang ada perubahan dalam proyek,” lanjutnya.

Pullman Hotel merupakan satu dari 13 bangunan yang menyalahi IMB. Berdasarkan BPPT, 13 bangunan tersebut yakni, Hotel Pullman, Transmart, Kantor Infomedia, Kantor PDIP, Harper Hotel, Noor Hotel, Hotel Jalan Mustang, Hotel Gery, Hotel Tune, Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Universitas Lang-lang Buana (UNLA), Poliklinik Jalan Tubagus Ismail, Wisma di Jalan Cibogo. (Ravi/dk)

Untuk Anda
Terbaru