banner

Sistem yang Tertata, Cegah Pergerakkan Korupsi

darikita 12 Desember 2015
Foto: sebandung.com Kota Bandung sedang dalam upaya pemberantasan korupsi dari berbagai level, salah satunya pada level pemerintahan.
vertical banner

darikita.com, Demi memberantas korupsi dari tingkat pemerintahan, Pemerintahan Kota Bandung meluncurkan zona integritas. Langkah tersebut diupayakan agar level pemerintahan jauh dari perbuatan korupsi. Setelah sebelumnya, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil akan menaikan indeks persepsi korupsi di Kota Bandung.

“Kami sepakat jika pencanangan ini bukan wacana belaka, tetapi harus bersatu untuk pemberantasan korupsi,” ujar Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Bandung Yossi Irianto.

Gerakan tersebut akan dilakukan secara masif kepada SKPD yang berada di Kota Bandung. Salah satunya dengan melakukan penataan SDM, penguatan akntabilitas,peningkatan pelayanan pbulik dan lainnya. “Merupakan komitmen kuat untuk melakukan integritas yang terbuka kepada publik secara transparan,” lanjut Yossi.

Pelaksana Tugas (Plt) Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Taufiqurrahman Ruki menjelaskan bahwa indeks persepsi korupsi bukan dinilai berasarkan banyaknya koruptor ditankap. Melainkan dari sistem tatanan pelayanan publik. Pemberantasan akan minim, bila sistem pemerintah yang ada tidak bertele-tele.

“Tetapi indeks persepsi itu diukur dari seberapa jauh keberesan dalam sistem pelayanan publik. Pemberantasan korupsi bisa dilakukan dengan memperbaiki sistem karena sistem yang bertele-tele sama saja dengan upaya korupsi yang tersistem,” jelasnya.

“Jadi dengan adanya keterbukaan data, maka zona integritas akan terwujud di sana,” tambah Taufiqurrahman. (Ravi/dk)

Untuk Anda
Terbaru