Kebrutalan suporter PS TNI tidak di dalam lapangan. Di luar stadion suporter PS TNI melampiaskan emosinya ketika bubaran. Puluhan anggota Sabhara Polres Gresik pun membuat barikade pagar hidup untuk memisahkan Ultrasmania dengan suporter PS TNI.
Berdasarkan informasi, kericuhan mulai terjadi ketika julukan suporter Persegres Gresik United, hendak memasang spanduk dukungan di tepi lapangan sisi selatan, Lokasi itu dekat dengan tribun tempat suporter PS TNI.
Tiba-tiba ada lemparan batu dari arah suporter TNI, sehingga suporter Persegres tidak terima dan masuk ke lapangan.
Akibatnya, suporter PS TNI beraksi langsung turun ke lapangan dan saling pukul antara dua suporter. Bentrokan ini membuat membuat puluhan Ultrasmania luka di bagian pelipis dan matanya. (yad/dio/rie)













