”Pesan dari saya mah harus taat aturan. Pasti Kota Bandung akan terjaga keindahannya. Saya sering mendapati ibu-ibu pulang dari Masjid membuang sampah sembarangan ke Sungai Cikapundung, sehingga saya merenung tolabul ilmi ke mesjid kan untuk menjadikan seseorang menjadi saleh dan salehah. Tetapi kenapa masih ada yang mengotori Kota Bandung? Jadi ilmu yang kita dapatkan dalam pengajian harus di terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.
Emil berharap, masyarakat Kota Bandung menjadi orang yang pandai bersyukur, pandai bersabar, banyak kegiatan positifnya. Dan untuk pemimpin lebih membaur dengan masyarakatnya dengan turun tangan secara langsung bukan lepas tangan.
”Saya berharap masyarakat Kota Bandung menjadi orang yang selalu bersyukur, bersabar dan untuk pemimpinnya. Seperti camat, lurah dan yang lainnya untuk turun langsung ke masyarakat dalam menyelesaikan sesuatu dan semoga Kota Bandung selalu dilindungi oleh Allah SWT,” harapnya. (rls/fik)













