BANDUNG –Ada cara unik yang dilakukan oleh Dadang Rusdiana salah-satu anggota DPR RI. Dirinya bersama masyarakat melakukan sosialisasi pencalonan caleg dengan cara melakukan turing bersama.

kesayangan untuk turing ke rancabuaya.
Dengan wadah organisasi Perhimpunan Badar Indonesia salah satu perkumpulan para loyalis militan Dadang Rusdiana,
Sekitar 300 motor Wadya Balad Badar hari Sabtu, 21-22 Juli 2018 melakukan perjalanan dengan menggunakan roda dua menuju Rancabuaya Garut Selatan.
Sesuai dengan tema touring “ Badar Membiru’’ seluruh anggota Touring dari 2 Kabupaten itu ( Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat) mengenakan kaos biru dan iket biru yang nampaknya menyiratkan kepindahan Darus, sapaan akrab Dadang Rusdiana yang sekarang mendaftar sebagai Bacaleg DPR RI untuk partai Nasdem, dapil Jawa Barat 2.
“ Touring Badar membiru merupakan deklarasi bahwa Kang Darus sekarang memiliki perahu baru yaitu partai Nasdem, dan seluruh warga Badar pasti akan all out menjadikan kembali Kang Darus agar bisa mewakili aspirasi warga Bandung di Senayan”. Jelas Wildan Afandi, Ketua Presidium Perhimpunan Badar kepada Jabar Ekspres kemarin, (22/7)

Menurut Wildan, tentang perpindahan kendaraan berpolitiknya kang Darus tidak masalah karena antara partai sekarang dengan yang sebelumya tidak ada perbedaan idiologis, karena sama sama pendukung pemerintah. Dan sebagian besar masyarakat Kabupaten Bandung/Bandung Barat khususnya Balad Badar, tidak melihat partai tapi melihat figur seorang kang Darus.
“Bagi kami partai politik hanyalah wadah. Apalagi antara Nasdem dengan partai sebelumnya tidak ada perbedaan idiologis, dan sama sama partai pendukung pemerintah, jadi tidak ada persoalan.” akunya.

Sementara itu Dadang Rusdiana Dewan Pembina Badar Indonesia saat ditanya mengenai alasan kepindahannya ke partai Nasdem menjelaskan, bahwa konflik internal di partai Hanura adalah satu alasan menyebabkan dia berpindah partai.
“Pada dasarnya pindah pindah partai itu tidak menyenangkan. Tapi siapapun tidak akan nyaman dalam kondisi ketidakpastian dan konflik yang tak berujung. Nasdem sebagai partai politik tanpa mahar dinilai sejalan dengan cita-cita saya dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih.” Tegas Darus.

Dalam momen touring “Badar Membiru” tersebut Perhimpunan Badar melakukan pula komunikasi politik dengan BIT (Barisan Imam Tunggara) ikut mendeklarasikan pencalonan untuk DPD RI.
Lebih lanjut Darus mengatakan, karena ada kesamaan visi anatara dirinya bersama Imam Tunggara khususnya ingin meningkatkan kualitas dan aksesibiltas masyarakat terhadap pendidikan. Badar Indonesia melakukan komunikasi politik dengan BIT untuk menuju bidang pendidikan yang lebih baik.

“Ada kesamaan visi antara Badar dengan BIT, yaitu visi pendidikan. Kami sama sama memiliki concern terhadap peningkatan kualitas dan aksesibilitas masyarakat terhadap pendidikan” akunya
Hal senada dikatakan Imam Tunggara, dengan adanya kesamaan visi dengan kang Darus. Dirinya akan terus menjalin komunikasi dan berkomitmen BIT bersama Badar untuk memberikan dukungan kepada kang Darus dan berharap badar juga memberikan dukungan kepadanya sebagai pencalonan DPD RI.

“Saya yakin dengan adanya kesamaan visi, Baraya dengan Badar bisa memberikan dukungan untuk menjadikan Kang Darus sebagai Anggota DPR RI dan Saya sebagai DPD RI,” pungkasnya (adv/rus/yan)













