banner

Pemain ISL Main Tarkam

darikita 11 Juni 2015
vertical banner

18904_1448089292176002_6600676214714363476_ndarikita.com, CILAMAYA KULON–Pemain Persib Bandung, Tantan dan tiga mantan pemain Persib yang kini membela di klub berbeda, terpaksa bermain sepakbola antarkampung (tarkam) setelah Liga Indonesia, Indonesia Super League, tidak diaktifkan akibat PSSI dibekukan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

Keempat pemain tersebut yakni Eka Ramdhani yang saat ini memperkuat Semen Padang. Boy Jati Asmara bermain di Persitara Jakarta Utara. Tam-Tam masih di Persib Bandung, dan Cucu Hidayat di Persikabo Kabupaten Bogor.

Mereka sekarang memperkuat tim Kuda Mas di ajang Open Turnamen Sepakbola Domas Cup Cilamaya di Cilamaya. Rabu (9/6), Kuda Mas dari Rawagempol Kulon Cilamaya berhasil lolos ke babak semifinal setelah berhasil mengalahkan Veteran Bonanza Plered Purwakarta dengan skor 3-0.

Di semifinal Kuda Mas menghadapi PS Persimura Subang di Stadion Domas Rawagempol Kulon, Kamis (11/6) hari ini. Kemenangan kemarin, menjadi harga mati buat Kuda Mas yang diperkuat pemain Persib untuk lolos ke partai semifinal. Pasalnya, tiga poin tersebut akan meringankan langkah Kuda Mas di semifinal menghadapi Persimura.

Kuda Mas saat ini masih menduduki peringkat perempatfinal. Unggul tiga kali pertandingan. Jika melihat performa Kuda Mas yang bisa mengalahkan Bonanza dengan skor 3-0, maka Kuda Mas di atas kertas dapat menggulung lawannya.

Dalam pertandingan kemarin, Kuda Mas mampu menjebol gawang Bonanza pada 6 menit pertama oleh Andi Supendi, pemain nomor punggung 17 yang menjadi bintang pencetak gol pertama.

Manajer Kuda Mas, H. Yasin mengatakan, sebaiknya tidak mengubah susunan pemain termasuk di lini tengah yang diisi Eka Ramdhani, mantan pemain Persib. Boy Jati Asmara, Cucu Hidayat, Tam-tam dan Eka Ramdhani sudah lama bermain bersama. Seakan mengerti bagaimana mengisi kekosongan di barisan gelandang.

Keempat pemain ini cukup mampu untuk memberikan umpan-umpan matang kepada rekan-rekannya. Cucu Hidayat mampu mengolah bola serta tajam di depan akan disuppor Eka Ramdhani yang kerap memberikan umpan terobosan yang matang dan kiper Nanang Sanusi yang ketat menjaga gawang.

Kepercayaan ini dapat menumbuhkan semangat para pemain yang bermain kurang baik di turnamen. Kuda Mas nampaknya lebih difavoritkan di laga ini. Hasil kemenangan telak 3-0 atas Bonanza seolah menjadi pesan khusus kekuatan Kuda Mas terhadap calon-calon lawannya di laga berikutnya.

Kendati begitu Yasin meminta timnya tidak menganggap sepele lawannya. Karena menurutnya, tampilan lawan amat perlu diwaspadai. “Bagaimana pun, Persimura tidak bisa dianggap remeh. Karena mereka dipastikan akan tampil maksimal. Jadi kita pun harus tampil semaksimal mungkin,” ungkapnya, Rabu (10/6).

Yasin mengimbau kepada pemainnya gar lebih berhati-hati dan tidak membuat kesalahan karena perjalanan masih cukup panjang. “Pemain belakang harus lebih sabar lagi untuk mengamankan gawang dari serangan musuh,” pungkasnya.

Di tempat terpisah, Bendahara Panitia Open Turnamen Domas Cup, Hasyim, S.Pd, berharap pada penutupan final sepak bola nanti Plt Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana berkenan hadir untuk menutup kegiatan tersebut. “Kami dari panitia berharap Ibu Cellica dapat hadir pada acara final nanti,” ucapnya.

Untuk Anda
Terbaru