Dia mengatakan, hajat lembur digelar sejak Senin (17/10) dan puncaknya pada Rabu (19/10). Di hari pertama ritual menyembelih seekor kambing berwarna hitam di mata air Legok Dasman yang merupakan sumber mata air masyarakat. ”Puncaknya hari ini (kemarin, Red) dengan menggelar perang tomat,” tegasnya.
Dikatakan Nanu, saling lempar tomat ini layaknya seseorang saat melakukan ibadah haji (lempar jumroh) yang bertujuan mensucikan diri. Begitu juga dengan melempar tomat yang bertujuan menghilangkan sifat kejelekan manusia. ”Bentuknya dengan melempar tomat,” kata Nanu seraya menyebutkan setiap tahun antusias dan dukungan dari masyarakat luar biasa. (drx/rie)
Pages: 1 2













