banner

Sosialisasi Asian Games 2018

admin darikita 11 Juni 2018
ACHMAD NUGRAHA/JABAR EKSPRES MUDIK GRATIS: Sejumlah penyandang disabilitas mendapatkan mudik gratis yang digagas Kementerian Sosial, Dinas Perhubungan Jawa Barat dan Bank Mandiri.
vertical banner

darikita.com – BANDUNG – Mudik lebaran jadi momentum penting untuk melakukan sosialisasi Asian Games 2018. Sejumlah Polisi Lalu Lintas Polda Jabar dan Polres Bandung menyosialisasikan ajang olahraga terbesar di Asia tersebut di Pintu keluar Tol Cileunyi.

Pantauan Jabar Ekspres, sosialisasi dilakukan dalam bentuk pemasangan stiker bertuliskan ‘TNI-POLRI Siap Mengamankan dan Mensukseskan Asian Games 2018’.

Pemasangan ini dipimpin oleh Kasubdit Dikyasa Dir Lantas Polda jabar Kompol Maria Horet Hera bersama belasan Polisi Wanita Mojang Lodaya Polda Jabar dan Polisi Wanita Satlantas Polres Bandung.

Stiker Sosialisasi Asian Games ini, di pasang di sejumlah bus, elf dan sepeda motor pemudik yang melintasi Jalan Raya Cileunyi. Stiker-stiker itu dipasang di kap depan bus, kaca dan kap belakang bus.

”Kami menempelkan stiker Asian games, sekaligus menyosialasikan perhelatan olahraga ini ke masyarakat, khususnya kepada para pemudik yang melintasi jalur Cileunyi,” kata Maria di exit tol Cileunyi.

Maria berujar, sosialisasi Asian Games 2018 dilakukan di jalur mudik yang ada di Jawa Barat, di antaranya Cileunyi, Nagreg, Limbangan, Cikopo dan lainnya. ”TNI/Polri siap mengamankan dan menyukseskan Asian games 2018,” ujar Maria.

Selain membagikan stiker sosialisasi Asian Games. Para Polisi Wanita ini juga membagikan peta jalur mudik di Jawa Barat.

”Peta mudik ini, tujuannya untuk memberikan informasi situasi terkini dan jalur. Dari nilai jalur protokol atau alteri, begitu juga jalur alternatif MK mudik dan balik. Selain itu cara bertindak juga dituangkan di peta mudik tersebut,” pungkasnya.

Sementara sebagai bentuk pelayanan ke masyarakat, khususnya masyarakat kurang mampu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali mengadakan mudik gratis. Kali ini, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) secara resmi melepas sebanyak 130 bus yang tersebar di Kota Bandung, Kota Sukabumi, Kota Bogor, Kota Bekasi dan Kota Cirebon di halaman Gedung Sate Bandung, Sabtu (09/6).

Seluruh bus tersebut berangkat menuju sejumah daerah di Jawa Tengah melalui jalur utara dan selatan. ”Tahun-tahun awal kita berangkatkan hanya 30 bus, Alhamdulillah setiap tahun naik, dan sekarang sampai 130 bus, berangkat dari Bandung dan kota-kota lain di Jabar menuju ke Jateng dan Jatim,” ujarnya usai melepas pemudik.

”Kita lakukan ini dalam rangka memberikan kemudahan bagi masyarakat khususunya masyarakat kurang mampu, kalau yang mampu tentunya mereka menggunakan kendaraan pribadi,” kata Aher.

Tiap tahun, Program mudik gratis bertujuan guna mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua. Aher mengatakan, mudik menggunakan sepeda motor sangat rentan terjadi kecelakaan. Tak sedikit kecelakaan dalam arus mudik didominasi oleh sepeda motor.

”Juga kita lakukan ini dalam rangka mengurangi mudik menggunakan roda dua karena rentan sekali kecelakaan,” ujarnya.

Selain itu, Dinas Perhubungan Jabar juga menyediakan armada truk gratis untuk untuk mengangkut kendaraan roda dua. ”Tentu saja ini bagian dari pelayanan pemerintah kepada masyarakat supaya nyaman ketika mudik bareng-bareng,” ucap Aher.

Dari pantauan di lokasi, bus yang dibukanya nampak sangat nyaman, badan bus nampak masih bagus dan terawat dengan baik. Sementara bagian interiornya nyaman dengan pendingin atau AC.

”Bus nyaman, berAC jadi tidak akan terlalu lelah di perjalanan, selamat jalan semoga sampai tujuan dengan selamat,” ujar Aher yang kemudian memimpin doa keberangkatan bus mudik.

Salah seorang pemudik, Purwanto, yang akan mudik ke Wonogiri mengaku senang Pemprov Jabar kembali mengadakan mudik gratis. Menurut Pria yang mengadu nasib di Kota Bandung dan bertempat tinggal di kawasan Dago ini program mudik gratis sangat membantunya, terutama bisa menghemat biaya dan waktu.

”Ini bagus ya sangat menolong kita,” ujar Purwanto yang ditemani istri dan kedua anaknya.

Pelayanan yang diberikan oleh Dishub Jabar selama masa pendaftaran hingga pemberangkatan, juga menurutnya cukup baik prosesnya dan memudahkannya.

”Pelayanan dari mulai pendaftaran sampai berangkat sangat bagus ya, pengarahannya sampai tahu detil, barang bawaan pun dibawain,” ucapnya.

Purwanto berharap, jangkauan atau tujuan akhir dalam mudik gratis ini bisa ditambah hingga ke seluruh daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur, bahkan ke luar pulau Jawa.

”Jalurnya lewat Selatan dan Utara ini sudah bagus, tapi saya berharap kedepannya tujuannya diperluas lagi sampai ke seluruh daerah, ke luar pulau Jawa juga kalau bisa,” harapnya.

Dari 130 armada bus gratis yang disediakan itu, 100 unitnya berasal dari Pemprov Jabar. Sementara 30 unit lainnya berasal dari Jasa Raharja, Polda Jabar dan Kota Cimahi. (rus/yan/ign)

Untuk Anda
Terbaru