Portal berita dari masyarakat untuk IndonesiaJaringan Media KRIEZ  •  Redaksi  •  Pedoman Media Siber  •  Pasang Iklan
Dari Kita • Untuk Indonesia
Sabtu, 7 November 2026
Bandung, Jawa Barat
Berlangganan
TERKINIPP TUNAS Dorong Platform Digital Melindungi Sekitar 70 Juta Anak Indonesia

Rashford Bisa Jadi Solusi untuk Ibrahimovic dan Rooney

Oleh • 19 November 2016 • 03:35

Jamie Redknapp menilai Marcus Rashford bisa memberikan dimensi berbeda untuk Manchester United menggantikanZlatan Ibrahimovic dan Wayne Rooneydalam pertandingan menghadapi Arsenalpada akhir pekan ini.

Ketika menjalani debutnya musim lalu di Premier League menghadapi Arsenal, pemain 19 tahun tersebut mencetak dua gol. Sejak itu, Rashford mulai menjadi pemain utama MU dan mendapat panggilan dari timnas Inggris.

Menghadapi Arsenal musim ini di Old Trafford, MU dipastikan tak bisa menurunkan Zlatan Ibrahimovic karena akumulasi kartu kuning. Sementara itu, Wayne Rooney belum bisa diandalkan jika melihat performanya akhir-akhir ini.

Menurut Redknapp, laga menghadapi Arsenal bisa menjadi kesempatan Rashford untuk menunjukkan pengaruhnya lagi.

“Pertandingan [seperti lawan Arsenal] ini, ia bermain bagus musim lalu mencetak dua gol cepat dalam debutnya di Premier League untuk membantu United menang 3-2 di Old Trafford,” tulis Redknapp di laman Sky Sports.

“Jika ia bisa mengulangi penampilan seperti itu, Zlatan Ibrahimovic yang tersuspensi dan kapten Wayne Rooney bisa menghadapi masalah. Ini adalah kesempatan besar untuknya [Rashford] memberikan dimensi berbeda yang kurang dimiliki United  dengan dua pemain senior tersebut,” sambungnya.

Dan untuk mengembalikan performa Rashford seperti musim lalu, Redknapp menyarankan pada Mourinho agar mulai memberikannya kepercayaan dan memposisikannya sebagai penyerang tengah daripada bermain melebar.

“[Rashford tak seperti musim lalu] mungkin karena ia merasa seharusnya main sejak menit awal daripada digunakan sebagai pemain pengganti. Mungkin ia merasa harus digunakan sebagai penyerang tengah daripada melebar. Mungkin itu semua lahir karena rasa frustrasi,” jelas mantan gelandang di Premier League tersebut. (sky/shd)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *