Jakarta — Bank Indonesia menyampaikan pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan III 2026 mencapai 5,47 persen secara tahunan. Angka tersebut meningkat dibandingkan pertumbuhan triwulan II sebesar 5,29 persen.
Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan terutama ditopang konsumsi dan investasi. Konsumsi rumah tangga tumbuh 5,04 persen, konsumsi pemerintah 8,95 persen, dan investasi 6,06 persen. Ekspor juga tumbuh 4,59 persen berkat permintaan dari mitra dagang utama.
Seluruh lapangan usaha utama mencatat kinerja positif. Industri pengolahan dan perdagangan meningkat, sementara akomodasi dan makan minum memperoleh dukungan dari kenaikan okupansi hotel serta konsumsi masyarakat. Pertumbuhan kawasan tertinggi tercatat di Bali dan Nusa Tenggara.
BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi sepanjang 2026 berada pada kisaran 4,9–5,7 persen. Bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran akan terus diperkuat bersama kebijakan pemerintah untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan berkelanjutan.
Sumber: Bank Indonesia, 5 November 2026.




